Featured Post

Ad Block

Artikel Pilihan

6 Tips Tampil Fresh Saat Traveling



Hayoo ngaku, siapa yang nggak suka foto-foto saat traveling? Yah nggak ada yang ngakulah, emang kenyataannya sayang banget traveling tanpa foto-foto. Buat blogger mah foto itu sudah menjadi aset yang harus dijaga hak ciptanya, qiqiqi... *biggrin

Nah, ngomongin soal foto-foto saat traveling, pernah nggak sih kalian kecewa sama hasil fotonya? Bukan, bukan karena angle pemandangan yang jelek, tapi lebih ke aspek fisik yang kasat mata misalnya penampilan aka #OOTD atau  wajah kita yang nggak camera-face banget. Berminyaklah, terlalu menorlah, muka merahlah, bibir keringlah, aah pokoknya yang nggak keliatan kece banget buat difoto. Pasti nyibilin yaak

Nah, saya punya tips nih buat kamu-kamu yang mau tetep fresh di foto saat traveling. Apa sajakah itu?

1. Sesuaikan outfit 
Yang mau keluar negeri penting untuk mencari tahu tentang musim apa saat kita berkunjung ke sana. Maksudnya cuaca ya, bukan musim rambutan, durian, mangga, dan lain-lain lho #garingkriukkriuk. Jangan sampai yah, kita sudah bawa jaket tebal-tebal yang menuhi koper, eh ternyata sedang musim panas. Karena Desember nggak selalu musim dingin, catat, di belahan bumi selatan justru lagi panas-panasnya. Kan saltum (baca: salah kostum) banget, lagi panas-panas pakai jaket bulu-bulu atau lagi musim dingin cuma oblongan satu lapis. Di foto juga, asliiii jadi nggak match banget.

2. Pilih alas kaki ternyaman
Ternyaman lho ya, bukan termahal. Ini harus disesuaikan dengan jenis liburan kamu di sana. Apakah naik gunung, ke pantai, ke taman atau ke.... ke mall. Iyah ke mall, maksudnya yang doyan pakai sepatu wedges atau high heels di sini sih sah-sah saja. Akan jadi nggak matching kalo wedges-an ke gunung, right?

3. Siapkan bekal minum
Mau cuaca panas atau dingin, minum itu penting. Kadang kalau cuaca dingin nih yang pada suka nggak nyadar bahwa tubuh sebetulnya dehidrasi. Karena kita nggak merasa gerah jadi yah nggak minum, ini padahal salah. Eh kecuali kalau puasa ya. Kalau tubuh terhidrasi dengan baik, foto kamu di kamera juga hasilnya oke lho,

4. Gunakan sunscreen
Buat yang mau ke pantai atau ke daerah yang panas, pakai suscreen is a must. Ini untuk melindungi kulit kita dari sinar UV dan supaya nggak merah-merah karena "kebakar" gitu.

5. Gunakan lipbalm, lipstik, dan sedikit touch-up
Lipbalm ini berfungsi untuk melembabkan bibir, supaya bibir kamu nggak pecah-pecah. Nggak banget kan di foto tapi bibirnya kering dan kusam. Makanya supaya nggak kusam berikan sentuhan lipstik dan bedak secukupnya. Secukupnya lho ya, karena ini liburan dan bukan kondangan #eh.

6. Gunakan aksesori sebagai pendukung
Nah, ini juga penting, supaya fotonya nggak tampak biasa dan datar-datar aja. Misalnya kalau di tempat panas bisa pakai topi dan kacamata hitam. Kalau di tempat dingin bisa pakai sarung tangan lucu yang bisa digunakan saat memegang secangkir kopi atau teh.

Nah itulah tips agar tetap fresh saat traveling versi saya. Kamu punya tips lainnya? Feel free lho share di komen ... 

15 Tempat Wisata Gratis di Singapura


Tempat wisata gratis di Singapura? Ada? Buanyaak! Liburan ke Singapura itu sebetulnya kalau mau dibikin mahal bisa dibikin murah juga bisa. Yang punya budget lebih sih nggak pusing ya, nah buat yang pengen irit ini juga bukan mustahil kok. Beneran? Yap. Saya bicara kalau dari Jakarta ya. Sudah nggak heran deh kalau tiket penerbangan ke Singapura itu sering kali lebih murah daripada penerbangan domestik sediri, misal ke Lombok, Makassar, apalagi Papua. 
Buat tiketnya rajin-rajin aja cek website ataupun travel-online terutama pesawat LCC. Bedanya dengan yang full service lumayan banget lho, etapi kalau pengen full service namun harganya nggak lebay bisa baca pengalaman saya naik Batik Air ke Singapura ya. Penginapan juga sama kok, banyak hostel yang menawarkan harga murah bahkan di pusat kota atau tempat ramai.

Sekarang soal tempat wisatanya. Syukurnya Singapura ini banyak menawarkan objek wisata gratis yang cakep buat foto-foto, apa saja sih tempat wisata gratis di Singapura itu? Check this out!

1. Merlion Park
Patung Merlion

Tempat ini nggak boleh terlewat bahkan oleh wisatawan dari negara manapun. Patung Merlion sendiri merupakan ikon dari Negara Singapura. Jangan bayangkan kaya di foto-foto ya yang suasananya sepi hanya kamu dan Merlion, di siang hingga malam hari tempat ini ramai banget apalagi jamannya liburan sekolah. Kalau mau sepi? Mungkin tengah malam hingga subuh sekalian bisa dapetin Merlion dengan suasana yang antimainstream

2. Marina Bay Sands
Tempat wisata gratis Singapura

Letaknya nggak jauh dari Merlion Park. Marina Bay Sands sendiri merupakan kompleks mall, hotel, dan pusat hiburan. Bagi yang nggak kuat iman mending nggak usah masuk deh yaa… Ahaha… Yang menarik dari MBS ini adalah pertunjukan wonderful light & water spectacularnya setiap jam 20.00 yang berlangsung kurang lebih selama 15 menit.

3. The Helix Bridge
Kalau kita menyusuri Esplanade; gedung yang kata orang mirip durian meski sebenarnya adalah menyerupai mic menuju Marina Bay Sands kita akan melalui sebuah jembatan yang spectacular. #tsyah ... Bentuknya melengkung tidak  seperti jembatan pada umumnya dan akan lebih cantik bila dilihat pada malam hari karena ada lampu yang menanungi jembatan ini.

4. Gardens By The Bay
Supertree groove

Bukannya bayar? Iya kalau kita mau masuk ke dalamnya jelas bayar tapi percaya deh di luarnya aja juga bagus kok, ada danau buatan dan taman bunga kecil cantik bertuliskan Gardens By The Bay. Kalau mau masuk juga saya rasa worth it kita bisa melihat Singapura dari ketinggian di Supertree Grove yaitu pohon buatan besar yang memayungi taman dan menyusuri jembatan skyway, rasakan deh sensasinya!

5. Marina Barrage
Bendungan Marina Barrage
Dari sini tampak Marina Bay Sands juga Singapore Flyer

Bagi saya ini sih bisa dijadikan tempat wisata baru. Meski ini bendungan tapi Marina Barrage bukan bendungan biasa. Kita bisa melihat Marina Bay Sands dari arah sebaliknya. Lokasinya nggak jauh dari Gardens By the Bay jadi baiknya dimasukkan saja ke itinerary yang berbarengan dengan Gardens By the Bay.

6. Boat Quay
Sumber gambar: travelyourselftoday[dot]com

Lokasinya berada di tepi Singapore River. Salah satu lokasi yang menarik adalah Raffless Landing Site, yaitu adanya patung Sir Stamford raffles di tepi sungai yang menjadi simbol bahwa inilah tempat pertama kalinya ia menjejakkan kaki di Singapura.

7. Orchard Road
Sumber gambar: unscrambled[dot]sg

Siapa yang nggak kenal dengan kawasan premium ini? Kalau mendengar Orchard Rd ingatnya tentu belanja-belanja atau paling nggak ya window shopping karena memang di sini adalah pusat perbelanjaan yang terkenal dengan barang-barang branded.

8. Singapore Botanic Gardens
Tempat wisata gratis singapura
Sumber gambar: visitsingapore[dot]com

Berbeda dengan Gardens By The Bay, SBG ini terlihat lebih natural karena memang inilah hutan kota di Singapura. Taman ini luas banget hingga mencapai 70 hektar. Tempat ini gratis bisa dikunjungi mulai dari jam 05.00 hingga 00.00

9. Bugis Street
Kalau di Jakarta ini mungkin seperti mangga dua. Nah bila mau mencari oleh-oleh atau barang-barang dengan harga yang lebih murah dan beragam ya di sini tempatnya. Makanan halal juga gampang ditemui di Bugis street.

10. Kampong Glam dan Arab Street
Arab Street

Kawasan ini merupakan perpaduan antara Melayu dan Timur Tengah, jadi gak heran banyak menu halal. Di sini juga banyak kafe kecil di sepanjang jalan menuju Masjid Sultan. Oiya Masjid Sultannya sendiri juga kerap menjadi objek wisata buat para turis lho, termasuk yang non-muslim karena memang selain arsitekturnya cantik juga memiliki catatan sejarah penting bagi Singapura.

11. Haji Lane


Ciri khasnya Haji Lane ini adalah temboknya yang dilukis dengan berbagai corak warna membentuk karya seni yang menarik. Di sepanjang Haji Lane ini banyak butik dan restoran kecil. Sementara di sisi kiri kanannya itu merupakan bangunan Chinese Shophouses.

12. China-Town
Tampang lelah...

Mayoritas warga sini memang keturunan China sehingga nuansa Chinanya memang dapet banget. Selain di Bugis, China-Town menjadi tempat pilihan untuk mencari oleh-oleh atau souvenir.

13. Little India
Kalau ini merupakan kawasan warga keturunan India. Letaknya nggak jauh dari Orchard Road. Banyak toko yang menjual pernak-pernik serta segala sesuatu yang beraroma India. Kadang ada perayaan budaya juga di sini lho.

14. Henderson Waves Bridge

Sumber gambar: visitsingapore[dot]com

Nah ini terhitung bangunan anyar di Singapura. Berbeda dengan jembatan lainnya, bentuk jembatan Henderson ini bergelombang seperti ombak. Jembatan ini juga merupakan pedestrian bridge tertinggi di Singapura yang membentang di atas Henderson Rd. Nah yang suka jalan kaki kemana-mana, must visit banget ya ke jembatan ini.
15 Pulau Sentosa
Eaaaak udah gak kuyuuu
Pulau Sentosa ini salah satu tempat yang wajib dikunjungi kalau ke Singapura. Memang akan lebih seru kalau kita masuk ke USS atau S.E.A Aquarium, tapi sekedar photostop aja di depan bola dunia ini juga seru kok.
Nah, itulah sebagian tempat (karena sebetulnya masih banyak yang lain) yang bisa kita kunjungi secara cuma-cuma di Singapura. Kamu sudah pernah ke Singapura? Apa yang belum pernah kamu kunjungi dari list di atas? Share juga yuk di kolom komen kalau kamu punya daftar tempat wisata gratis baru di Singapura.

Menginap di Astera Hotel Bintaro; Simply Comfort For Your Style



Hotel budget di Bintaro

Awalnya memilih hotel ini nggak lain ya karena harganya yang terjangkau banget dan letaknya yang nggak jauh dari mall BXC. Iyes jadi sejak Rockstar Gym yang di Cinere Bellevue tutup karena dampak kebakaran mallnya jadilah sementara kami ikut yang branch Bintaro ini. 

Emang nggak bisa pulang pergi aja? Bisa sih kalau mau dipaksain, tapi pasti capeeeek secara ya jalur yang kami lewati itu jalur macet apalagi jamnya si kecil ini kebanyakan dapetnya kelas sore. Ya sudah lah yaa sekali-sekali kami menginap biar efektif juga ikut kelasnya. 

Nah setelah menemukan dua alasan tersebut, sekarang lanjut aja ya sama reviewnya. Secara keseluruhan saya suka dengan Astera Bintaro ini karena stafnya ramah dan suasanya yang homy banget. Itu kesan pertama ya. 

Memang kalau buat kamu yang ingin staycation bersama anak saya kurang merekomendasikan karena ya nggak ada hiburan buat anak-anak. Hotel ini cocok buat kamu yang memang ada acara di area Bintaro atau untuk silaturahim ke rumah saudara supaya nggak ngerepotin atau urusan bisnis atau numpang tidur aja seperti kami. Buat bisnis hotel ini bisa untuk dijadikan meeting point lho, kapasitasnya bahkan bisa mencapai hingga 50 orang.

Bangunan fisiknya tampak masih fresh, perpaduan warnanya memang khas budget hotel banget yang eye-catching gitu seperti merah menyala dan kuning. Terdiri dari 5 lantai dengan desain yang minimalis. Hotel ini juga dilengkapi dengan dua buah lift yang berfungsi dengan baik (saat itu).

Lokasinya ini dipinggir jalan tepatnya di Jalan Tegal Rotan No.3, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat – Tangerang Selatan, nggak jauh dari tikungan jadi baiknya sih pelan-pelan ya. Di depannya persis ada pusat onderdil mobil sekitar 3 atau 4 lantai gitu, lupa. Sebelahnya ada deretan ruko dan kalau minggu pagi (nggak tau kalau hari lain) banyak yang jualan termasuk makanan. Overall memang strategis sih dekat pasar modern, mall, rumah sakit, tol hingga pusat kuliner. 

Areal parkirnya cukup luas, meski begitu kadang sering ramai juga terutama weekend. Lobbynya nggak terlalu besar dan menyatu dengan restoran. Tidak ada sarapan gratis (kaya familiar sama istilah ini :D). Kalau mau include sarapan dikenakan charge tambahan. Soal makan sih saya nggak ribet karena bisa nge-go-food dan lagi banyak kuliner enak kok di kawasan Bintaro ini.
Menginap di astera bintaro
Jadi baru masuk selain langsung menghadap lobby juga disambut "ruang makan". 

Staffnya ramah dan cekatan, mungkin karena kami sudah beberapa kali datang kali ya jadi mereka sudah kenal dan tahu apa yang kami mau. Kami biasa meminta di kamar bawah, kalau nggak lantai 1 ya lantai 2, pokoknya yang bisa tanpa lift. Saking ramahnya saya dibolehkan meminjam pisau untuk memotong buah untuk sarapan (maklum pelaku Food Combining, perlu buah segar tiap pagi, hihiii). Tapi pisaunya nggak saya bawa ke kamar  lho, saya potong di restauran which is nggak jauh dari lobby.
hotel budget di bintaro
Kok agak gelap ya? Apa efek kamera? Hmm ... 

Sisi dalam kamarnya sendiri, sangat-sangat fungsional. Maksudnya apa yang ada yah memang yang kita butuhkan, gak ada gimik-gimik yang hanya menambah kesan sempit ruangan. Pencahayaan juga baik karena warna catnya terang dan ruangan ini dipengkapi jendela yang cukup besar meski terlihat dari luar isi kamarnya. Kamarnya bersih, tata ruangnya juga oke. Kamar mandinya standar sih gak sempit dan gak luas dan ada pemanas airnya.
Sumber gambar: Astera Hotel. Huhuu maafkan nggak nemu yang gambar pribadi. 

Sensasi kasurnya sendiri empuk, spreinya bersih dan ada kesan dingin. Hotel ini juga gak pelit sama soal sikat gigi dan sabun yang suka ganti tiap mandi, hehee. Meski bukan hotel syariah tapi kalau kita nggak bawa alat solat, bisa pinjam mukena, sajadah, dan sarung sekalian. Fasilitas lain tersedia 2 botol air mineral ukuran 600 ml, TV layar datar, sandal hotel, safety box, hair dryer (on request). 

Sebagaimana hotel budget lainnya, tidak ada kolam renang maupun children playground. Tapi, kalau mau pagi hari kita bisa berjalan-jalan di areal parkir depan dan belakang atau menyusuri jalan di depan Astera ini, karena gak jauh ada deretan ruko yang nembus ke pasar modern. Oiya satu lagi yang saya suka hotel ini dilengkapi high speed free wifi. Jadi tetap asyik aja sih.
Hotel murah di bintaro
Ini tampak halaman belakangnya.

Ratenya permalam di kisaran 300ribuan ke atas kalau pesan di travel online, kalau pesan langsung di hotel sih biasanya lebih mahal bahkan saya pernah coba telepon langsung menyentuh angka hampir 600ribuan mungkin karena peak season saat itu.

Secara keseluruhan saya suka hotel Astera ini karena tampil apa adanya. Maksudnya? Iya kadang ada tuh hotel yang dia malah sibuk nambah gimik ini itu ketimbang fokus pada kebutuhan dan service tamunya. 

So, apa saya bersedia menginap kembali di sini? Kalau ada keperluan jelas bersedia banget!
Astera hotel
Cheers. See yaa... 

Panduan Traveling Bagi Muslim

Panduan safar dalam islam

Fadzkuruni adzkurkum, wasykuruli wala takfurun.
Ingatlah kepadaku(Allah) maka aku akan ingat kepadamu.
Dan Bersyukur lah kepadaku. Dan janganlah kamu kufur.
(Q.S. Al-Baqarah : 152)

Hakikatnya hidup adalah sebuah perjalanan. Oleh sebab itu sudah sepatutnya kita senantiasa melibatkan Allah Swt di setiap langkah perjalanan kita, baik untuk keperluan mudik, liburan, ibadah, dan hal baik lainnya. Ingatlah Allah Swt di kala lapang, maka Dia akan mengingat kita di kala sempit, karena tak ada satupun yang dapat menolong kita dari keburukan yang ada di muka bumi melainkan dengan perlindunganNya. 

Tulisan berikut saya kutip secara utuh dari tulisan PPPA Daarul Quran yang masuk ke email saya bulan Ramadhan lalu, dengan judul "Kiat-Kiat Mudik Dalam Islam."

1. Berdoa ketika meninggalkan rumah

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلا بِاللَّهِ

“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, dan tidak ada daya dan upaya kecuali dengan izin Allah,”

اللَّهمَّ إني أعوذ بك أَن أَضِلَّ أو أُضَلَّ ، أَو أَزِلَّ أو أُزَلَّ ، أو أَجهَلَ أو يُجهَلَ عليَّ

“Ya Allah! sesungguhnya aku berlindung kepadaMu, jangan sampai aku sesat atau disesatkan (syetan atau orang yang berwatak syetan), atau tergelincir dan digelincirkan (orang lain), atau dari berbuat bodoh atau dibodohi.” (hadits Shahih, dishahihkan Al-Albani dalam kitabnya Shahih Sunan Abu Daud 5094).

2. Berdoa ketika naik kendaraan (bus, kereta, kapal, sepeda motor, mobil, pesawat, dll)

اَلْحَمْدُ لِلهِ (سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَـهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ) اَلْحَمْدُ لِله اَلْحَمْدُ لِلَّهِ اَلْحَمْدُ لِله ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Segala puji hanya milik Allah, ( Maha Suci Rabb yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, sedangkan sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami (di hari Kiamat). Segala puji hanya milik Allah, Segala puji hanya milik Allah, Segala puji hanya milik Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Mahasuci Engkau, Ya Allah.

Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR. Abu Dawud 2602, Tirmidzi 3446, Hakim II/99, Ahmad takhrij Ahmad Syakir 753, Hadits ini Shahih)

3. Islam memberi kelonggaran untuk menjamak dan meng-qashar shalat ketika perjalanan.

Menjamak shalat berarti menggabungkan 2 shalat dalam satu waktu. Sedangkan meng-qashar berarti meringkas shalat, misalnya 4 rakaat menjadi 2 rakaat. Orang yang berpergian meng-qashar shalat ketika telah berniat safar dan meninggalkan semua rumah di kampungnya, ini sebagaimana yang dikatakan Ibnul Mundzir.

4. Ketika ada gangguan selama perjalanan, hendaknya mengucap basmalah.

Misalnya ketika kendaraan mogok, janganlah mengucap sumpah serapah atau menjelek-jelekkan syetan. Hal ini akan membuat syetan besar kepala. Namun berucaplah basmalah (bacaan “bismillah”)

5. Saat menjumpai jalan naik atau di ketinggian, hendaknya bertakbir. Ketika jalan turun, bertasbih.

Hal ini berdasarkan hadits Jabir, ia menuturkan, “Apabila (jalan) kami menanjak, maka kami bertakbir, dan apabila menurun maka kami bertasbih”. (HR. Bukhari)

6. Ketika singgah di sebuah tempat, disunnahkan berdoa dan membaca dzikir ketika masuk desa/kota.

Dari Khaulah binti Hakim As-Sulamiyyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata: Saya mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang singgah di suatu tempat kemudian dia berdoa:

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Aku berlindung kepada dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan makhluk yang Engkau ciptakan.” (maka) Tidak akan ada sesuatupun yang dapat memberinya madharat sampai ia berlalu dari tempat tersebut.” (HR. Muslim)

7. Perbanyaklah berdoa selama perjalanan, karena doa ketika safar (perjalanan) itu mustajab/ dikabulkan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Terdapat tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi padanya: doa orang yang dizhalimi, doa orang yang bepergian, dan doa orang tua kepada anaknya.” (HR. Tirmidzi, hadits hasan)

Jangan lupa maksimalkan ibadah dengan sedekah. Demikianlah panduan perjalanan bagi seorang muslim. Semoga bermanfaat. *growingheart.

Salam,

Written in 2 Syawal after the dawn prayer

Mengupayakan yang Halal, di manapun Berada



Jadi begini, dulu saya tipe yang nggak peduli makanan ini halal atau nggak, selama masih di Indonesia dan nggak mengandung bacon, saya merasa semua halal. Padahal kan nggak gitu juga ya. Bisa aja mengandung alkohol atau kalau di roti itu mengandung rum, dan sebagainya. Singkat cerita, Alhamdulillah Allah Swt tuntun saya sampai suatu ketika saya menemui tulisan-tulisan dari Bunda Aisha Maharani (Founder Halal Corner) seorang inspirator halal yang banyak memberikan edukasi terkait pentingnya kehalalan ini. 

Bicara halal itu sebetulnya luas ya, nggak cuma soal makanan tapi juga rezeki. Cuma karena ini konteksnya di dalam dunia traveling, which is nggak jauh-jauh dari kuliner, maka saya fokuskan soal makanan aja ya.

Terkait soal kehalalan, Nabi pernah berpesan, "Sesiapa yang mengusahakan barang yang halal untuk keluarganya, ibaratnya ia seorang pejuang di jalan Allah. Dan sesiapa yang mencari dunia yang halal dengan menjaga diri dari sesuatu yang tak berguna, maka ia menduduki derajat seorang syuhada."

Masya Allah ya, ternyata siapa-siapa yang berusaha menggapai yang halal itu diibaratkan seorang syuhada. Karena memang menjaga diri dari yang haram itu butuh perjuangan sih. Ini kan perihal menahan hawa nafsu. Secara biasanya yang haram itu selalu terbalut oleh sesuatu yang menyenangkan, makanan yang enak, nyarinya nggak pake ribet, sementara yang halal kebalikannya.

Sebagai muslim yang hobi jalan, jelas ini tantangan banget. Misalnya saja saat safar, kalau maskapai lokal dan timur tengah biasanya gampang aja karena umumnya mereka menyediakan makanan halal. Sama kaya traveling ke negara muslim mayoritas kita juga nggak sulit nyari makanan dan tempat ibadah. Tapi kalau bepergiannya ke negara-negara barat, ini yang jadi tantangan banget. Bagaimana supaya kita tetap bisa traveling tapi nggak meninggalkan syariat. Solatnya dijaga (Maha Baik Allah, kita diberikan rukhsah dengan solat qasar), makanan halal dijaga (salah satu solusinya ikut paket tur muslim, ada yang bilang kalau di luar negeri katanya selama no bacon, no lard, no alcohol, boleh-boleh saja karena statusnya darurat), juga aurat dijaga. Pernah mendengar kisah teman, jadi saat mereka ke Amerika temannya si teman ini sampai membuka jilbab lantaran khawatir melewati pemeriksaan imigrasi yang begitu ketat. Ya Allah, semoga kita terjaga dari hal-hal seperti itu ya. Asliii memang berat mengupayakan yang halal ya, tapi semoga Allah mampukan dan mudahkan.

Agar doa lebih dikabulkan

Sahabat Nabi, Saad Ibn Abi Waqash juga pernah bertanya, "Bagaimana caranya agar doaku lebih dikabulkan?"
Nabi menjawab "Jaga makananmu!" Nah, jleb kan! 

Senada dengan hadis Rasulullah SAW berikut:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan :

“Seorang laki-laki yang lusuh lagi kumal karena lama bepergian mengangkat kedua tanganya ke langit tinggi-tinggi dan berdoa : Ya Rabbi, ya Rabbi, sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dagingnya tumbuh dari yang haram, maka bagaimana doanya bisa terkabulkan.?” [Shahih Muslim, kitab Zakat bab Qabulus Sadaqah 3/85-86].

Serupa dengan pesan Nabi yang saya kutip dari salah satu tulisan motivator favorit saya:

"Sesiapa yang menyantap makanan yang halal selama empat puluh hari, niscaya Allah akan menyinari hatinya dan akan memancarkan hikmah dari hatinya ke lisannya."

Luar biasa efek menjaga yang halal, sudah mendapat ganjaran surga, mendapat ilmu, kecerdasan, kebijaksanaan, dan yang pasti kesehatan.

Ya inilah salah satu alasan kami kerap menggunakan jasa travel muslim untuk keperluan perjalanan kami, selain kenyamanan juga untuk kemudahan. Tapi kan biasanya nggak murah, ternasuk hotel dan restoran halal yang umumnya memasang rate lebih tinggi ketimbang yang biasa. Iya bisa jadi sih karena kan ada biaya tambahan untuk sertifikasi. Seperti saat saya mencari penginapan di Singapura umumnya hotel halal itu merupakan hotel bintang 4 dan 5 dengan rate yang cukup tinggi, alhamdulillah setelah searching sana sini ketemulah hotel halal ini. Meski agak jauh dari pusat kota tapi it's okey!

Lagipula mahal atau murah itu relatif, yang penting berdoa semoga dimampukan, karena kita punya Allah Yang Maha Kaya. Dan yakin aja apabila kita melakukan sesuatu karena Allah, maka Allah yang akan mengganti dengan yang jauh lebih baik. 

Ibaratnya gini, saya sering lihat orang-orang sekitar saya, kalau mereka kedatangan tamu atau saudara jauh, justru mereka yang didatangi itu yang menggantikan transport bahkan kadang sekalian penginapan untuk sang tamu. Itu baru manusia, bagaimana kalau yang mengganjar Allah Swt? Allah Swt menjanjikan akan membalas 10, 100, 700 kali lipat bahkan sampai bilangan yang tak terhingga. 

Nah, ini juga berlaku untuk ibadah haji. Hukum berhaji kan wajib. Yakin aja Allah yang mengundang, dan kita berupaya memenuhi undangannya. Soal rezeki insya Allah akan Allah ganti dengan yang jauh lebih baik. Bukankah ganjaran haji mabrur adalah surga?

Kembali lagi ke perihal mengupayakan yang halal, biasanya barang bawaan wanita juga nggak jauh dari namanya make-up. Kalau saya sendiri prefer menggunakan produk yang sudah berlabel halal, kecuali memang nggak ada yang lain. Memang kesannya ribet ya, tapi katanya berlelah-lelah di jalan Allah itu nikmat.

Tulisan ini merupakan pengingat bagi diri pribadi, sama sekali bukan merasa sudah sempurna dan sungguh bila ada yang kemudian merasa terpanggil untuk berhijrah itu semua semata-mata karena rahmat Allah Swt. Semoga kita semua senantiasa Allah mudahkan menjaga diri dari yang diharamkan, diberikan kecukupan rezeki, dan ridhoi apa-apa yang kita lakukan. Yang benar dari Allah Swt, yang salah dari saya. Love you all coz Allah Swt! *growingheart* 

12 Tips Buat Kamu yang Pertama Kali Liburan ke Singapura

Liburan ke Singapura apa persiapannya

Kebanyakan orang Indonesia memilih Singapura sebagai destinasi wisata luar negeri pertama yang dikunjungi. Kalau sebagian muslim mungkin akan menjawab KSA ya entah buat umroh atau haji. 

Well, apapun itu saat ini saya mau sekadar sharing aja apa-apa yang perlu diperhatikan buat kamu yang baru pertama kali akan mengunjungi Singapura. Meski dekat tapi SG ini beda, beda banget. Baik dari segi kebersihan, ketertiban, maupun kedisiplinan. Terus, apa saja sih tips-tipsnya?

1. Siapkan dokumen
Berlaku untuk semua negara. Sebelum datang ke negara yang bersangkutan pastikan kita membawa dokumen penting seperti paspor. Jangan lupa cek tanggal expirednya. Kalau sudah masuk 6 bulan akhir masa expired baiknya perpanjang dulu ya. Catatan: WNI nggak perlu visa untuk bisa masuk Singapura.
foto cover paspor indonesia

2. Siapkan SGD secukupnya.
Mata uang yang berlaku di Singapura adalah Singapore Dollar. Baiknya kamu sudah menukarkan sebagian rupiah kamu ke SGD sejak di tanah air. Nggak tau kenapa kalau saya mikirnya kaya ribet aja kalau musti nuker duit di sana. Banyak sih money changer di sana, salah satunya kalau di Kampong Glam ada di dekat Masjid Sultan, di kios paling ujung. 

3. Isi kartu imigrasi/kedatangan.
Biasanya kartu ini bisa didapat saat di ruang tunggu menjelang boarding, di pesawat, atau bisa juga di dekat loket imigrasi. Kadang ada yang mengingatkan untuk mengisi kadang juga nggak, makanya sebelum kena semprot di meja imigrasi lantaran belum ngisi, baiknya inisiatif yaa cari kartu ini. Kalau bingung ngisinya, tenang saya pernah nulis kok cara mengisi kartu Imigrasi Singapura. Nanti sertakan kartu ini bersama paspor di meja imigrasi. Mau mulus melalui imigrasi? Baca 8 tips mulus melalui Imigrasi ya..
Tips melalui imigrasi dengan mulus

4. Ambil peta 
Kalau kamu sebagai backpacker, solo traveler atau traveler tanpa bantuan pemandu atau kawan, baiknya cari rak-rak yang berisi peta Singapura. Banyak informasi yang bisa kita dapatkan di dalamnya, kaya tempat wisata, informasi MRT, dan lainnya. Kalau kamu sudah memiliki teman atau ada bantuan travel yang siap membantu, agaknya part ini bisa diskip aja. 

5. Mau Naik MRT? Ayo ke T2
Kembali untuk yang backpackeran atau tanpa jemputan, kalau mau naik MRT, jalanlah menuju Terminal 2 bandara Changi. Kalau kamu tiba di T3 ataupun T1, kalau begitu naik skytrain yang menghubungkan antar terminal dan pastikan kereta itu menuju T2. Ingin tahu Changi? Saya pernah menuliskan tentang Menjelajahi Bandara Changi

6. Beli kartu EZ link atau Singapore Tourist Pass
Harus nggak? Tergantung. Kalau memang berencana akan banyak naik moda transportasi umum, saran saya beli. Karena ini alat pembayaran yang akan memudahkan wisata kamu selama di Singapura. Mau naik MRT, LRT, bus, mau beli minuman di vending machine ya pakai kartu ini. Belinya di mana? Kamu bisa temukan di stasiun-stasiun MRT bagian ticket office dan di gerai 7-eleven. Harganya 12SGD yang berisi saldo 7SGD. Oya, kartu ini berlaku untuk 5 tahun, jadi baiknya jangan hilang siapa tahu ke Singapura lagi. Kalau STP cocok buat yang cuma mau bentaran doang (1-3 hari) di Singapura. 

7. Siapkan botol minum dan kotak makan
Air minum di Singapura ini terbilang mahal. Jadi saran saya bawa botol kosong untuk mengisi air di tap water. Tempat makan ini berguna kalau-kalau makanmu nggak habis, daripada mubazir secara harga makan di sana juga mayan bingits ya dibungkus aja masukin kotak makan. 

8. Colokan listrik
Apasih nama bagusnya colokan, ehehe... ya begitulah. Kalau kita di Indonesia kebanyakan memakai colokan listrik kaki 2 (etapi waktu ke Batam juga lubangnya 3 sih), kalau di LN termasuk Singapura menggunakan kaki 3. Terus solusinya gimana? Bawalah converter dari kaki 2 ke kaki 3. 

9. Makanan halal
Di Singapura cukup mudah sebetulnya menemui makanan halal. Biasanya banyak terdapat di kawasan Bugis atau Arab Street atau cari saja kedai dengan label "no pork, no lard". Kalau nggak ada tulisannya, tanya aja halal nggak. Kalau mau mencari hotel halal dengan rate yang reasonable mungkin bisa coba Days Hotel at Zhongshan Park
Makanan halal di Singapura Kampong Glam
Kalau di Indonesia ini miriiiip kaya warteg.

10. Outfit yang nyaman
Karena di Singapura biasanya akan banyak berjalan maka baiknya perhatikan outfit kamu. Gunakan baju, sepatu, hingga aksesoris kaya kacamata dan topi yang nyaman. Cuaca Singapura sama aja kaya Indonesia malah kaya terasa lebih panas. 

11. Selalu taati peraturan
Di Singapura ini apa-apa denda dan dendanya itu nggak main-main lho. Waktu itu kami kan pakai travel santai aja makan di mobil, eh tenyata ditegur sama supirnya katanya nggak boleh jugak, aiish ngerepotin banget kan orang niatnya pake travel biar mudah ini itu, apalagi bawa anak, kalau nungguin si kecil selesai makan di tempat makan atuh kapan selesainya. Hhh... #tariknapasdulu. Terus supir itu cerita kalau di sini ya gitu di MRT atau bus kita nggak boleh makan dan minum, ada dendanya. Soal nyebrang juga sama nggak bisa sembarangan termasuk ketika mau naik dan turun dari kendaraan umum misal Taxi. Kalau di sini kan tinggal bilang, "kiri bang!" Kalau di sana nggak bisa begitu. Itulah ya peraturan suatu negara. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. 

12. Sertakan potongan kartu imigrasi
Jadi pada saat kamu akan meninggalkan Singapura, pastikan potongan kartu imigrasi yang kamu dapatkan saat kedatangan itu gak hilang ya. Nti sertakan kembali saat di imigrasi keberangkatan. 

Nah itu sih hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat pertama kali liburan ke Singapura. Soal destinasi wisata gratis di Singapura banyak, apalagi sekarang kayanya banyak objek wisata baru yang bisa kamu nikmati. Liburan jadi semakin seru ditambah banyak pilihan penerbangan murah. Eh mau tau saya naik apa ke Singapura dan bagaimana kesannya, baca aja ya pengalaman naik Batik Air ke Singapura.