Featured Post

Ad Block

Artikel Pilihan

Menginap di Mercure Jakarta Simatupang


Acara menginap kali ini berbeda, sangat berbeda dari yang sudah-sudah. Apa bedanya? Baru kali ini kami ngotel tanpa rencana. Jadi ini sebetulnya bukan liburan lebih tepatnya dipaksa liburan karena ada suatu urgensi yang menyebabkan kami harus mengungsi sementara waktu, #tsyah. Apakah alasan dibalik itu? Kayanya nggak perlu tahu ya, hihi kopermini malu...

Okey deh lanjut saja soal kesan-kesan selama keluarga kopermini menginap di Mercure Jakarta Simatupang ya ...

Kedatangan kami sore itu sedang hujan deras, belum mandi, lagi kuyu-kuyunya, aah pokoknya lagi nggak camera-face banget lah. Etapi petugasnya tetap ramah, lho! Sejak pemeriksaan keamanan kendaraan sampai pas nunggu di lobby semua staff ramah, cumaaa ... Hmm, ada satu ganjalan sih, mungkin si staff ini nggak ngeh kali ya.

Jadi saya kan waktu itu duduk di mobil tepatnya di kursi belakang nemenin si anak yang lagi kecapean banget. Nah, karena sudah kebiasaan pakai child lock jadilah saya ikut terkunci dari dalam dan harus dibukain sama seseorang yang ada di luar. Biasanya kan yaaa, kalau ada mobil yang berhenti di depan lobby, petugasnya langsung bukain pintu mobil ya, tapi yang ini nggak. Sampai suami saya buka kaca dan bilang, "Mas, tolong dibukain dong yang belakang." Terus barulah staff itu dengan ramah membuka pintu. Buat saya sih it's ok. Malah kadang yang saking sigapnya buka pintu suka bikin risih, ya nggak sih. Kita belum siap misal masih benerin hijab atau tas anak eh udah main dibuka aja. Hihii ... Balik lagi sih ini soal selera. Oke lanjut.

Check-in process
Saya dan si anak pun masuk sementara suami melaju dengan mobil ke basement mencari parkiran. Kesan pertama ketika memasuki lobby ini desainnya modern dan elegan. Tidak begitu luas namun permainan cahaya lampu-lampu yang berwarna kuning keemasan memberi kesan wah dan menambah efek ketenangan gitu deh. Proses cek-in nggak lama, nggak ribet juga, paling diminta uang deposit aja sebesar 500ribu yang mana harus dibayar cash (nggak bisa debit).
Alhamdulillah ... Kopermini dapat koper mini baru dari Adinda Azzahra Tour & Travel

Room ambiance
Kami memesan kamar standar dengan double-bed, ruangannya tidak begitu luas (namanya juga standard room :D), namun semua tertata sangat apik, rapi, dan bersih jadi tetap memberi kesan lapang. Yup. desain kamarnya modern minimalislah, satu yang saya kurang suka yaitu lukisan di dinding yang terlalu banyak detail gambarnya, sedikit memusingkan. Jadi, konsep lukisannya semacam menggambarkan atmosfer ibukota which is ada macetnya, tukang jualannnya, bajajnya, dengan kepadatan penduduknya. Kayanya nggak pas aja, setelah bermacet-macet di luar terus begitu masuk kamar disuguhkan lukisan kepadatan kota Jakarta lagi. Sorry to say kalau saya bilang lukisan ini lebih cocok berada di kamar anak.

Kamar mandi dan semua amenities standar hotel tersedia, meski saya sih tetap prefer membawa alat mandi termasuk handuk sendiri. Mini bar dan kettlenya juga berfungsi dengan baik. Kamar kami berada di lantai 8 dari 19 lantai yang ada, jadi pas lah ya di tengah-tengah. Dari sini juga pemandangannya asyik buat melihat traffic ibukota. Oiya sayangnya penerangan di kamar ini temaram saja, mungkin bagi yang terbiasa dengan pencahayaan seperti ini sangat baik buat relaksasi dan pastinya memberi kesan romantis. Atau ... bisa jadi  ini juga menjadi langkah hemat energi yang dijalankan oleh Mercure Jakarta Simatupang. Tapi bagi saya yang biasa dengan kamar terang, justru hal ini memberi effort lebih pada mata untuk adaptasi.

Di kamar tipe ini juga sudah tersedia setrikaan lengkap dengan papan setrikanya. Jadi memudahkan banget kalau mau ngerapiin kemeja, hijab, atau sekadar menghangatkan handuk *biggrin. Nggak bawa alat solat? Tenang, kita bisa meminjamnya juga kok, tinggal calling housekeeping nanti diantar seperangkat alat solat tersebut.

Soal kamar apalagi ya? Hmm ... iya satu lagi, bantalnya oke banget, sangat nyaman digunakan. Saya termasuk yang sulit cocok dengan bantal hotel karena biasanya masih sangat tebal dan tidak enak di leher. Tapi di Mercure Simatupang ini bantalnya bisa menyesuaikan lekuk antara kepala, leher, dan punggung atas dengan baik.

Breakfast menus
Anak saya pagi itu sudah ribut minta makan jam 05.30 pagi. Heuheuu, sementara kami nggak punya roti maupun biskuit. Ya sudahlah ya, rame-rame kita coba ke Graffiti Resto di lantai 1, nanya ke stafnya sudah buka belum untuk sarapan, ternyata ... sudah doong. Wow, Kereen! Keren baik dari segi waktu pelayanan maupun tempatnya.

Tiap sudutnya instagrammable banget, interiornya bagus didominasi warna hitam, putih, dan abu. Menunya cukup variatif dari Indonesian, Western, Chinese, hingga Japan. Sayangnya, telur di egg-corner sudah siap santap jadi tidak hangat lagi. Mungkin biasanya fast-moving kali yah jadi sebagai antisipasi supaya tidak terjadi antrean. Minumannya saya suka karena tersedia fresh-juice. Soal rasa makanan cocok untuk lidah bule. Pelayanan staffnya biasa saja tidak ada yang spesial.
Yang suka sushi, mana suaranya??? 
Laperrr, Bu???


Facilities on 19th floor
Kolam renang, cafe and bar, fitness center, semua ada di lantai 19 alias roof top. Tidak ada children playground, kecuali sabtu dan minggu di lantai 1. Kolam renanagnya sangat minimalis, tidak cocok untuk liburan anak. Untuk cafenya sendiri buka sejak pukul 17.00 wib. Meski kami datang pagi hari, tapi kebayang sih bagaimana suasana malam di roof-top ini. Pendar cahaya lampu dari gedung-gedung sebelah serta lampu kendaraan di jalan pasti menambah hidup suasana di lantai atas itu.
Kolam renang yang sangat minimalis
Karumba

Location
Strategis bangeettt. Mall? Banyaaak. Ada Pondok Indah Mall (PIM), Cilandak Town Square (citos),  South Quarter, Poins Square, juga Carrefour. Rumah sakit? Ada RS Siloam Simatupang, RS Pondok Indah, RSUP Fatmawati, RS Mayapada. Mau ke Bandara Soetta juga nggak jauh-jauh amat, langsung masuk tol sekitar 30 menit sampai kalau nggak macet, biasanya sih nggak ya karena kan lewat tol. Nggak bawa kendaraan? Tenang selain bisa calling taxi atau ojol, juga sekitar sini banyak transportasi publik, apalagi saat ini sedang pembangunan MRT, wah kalau sudah jadi asyik banget.
Apakah kalian memandang bangunan yang sama? #MRT

Value for money?
Karena saat itu kondisinya mendesak, jadi kami tidak sempat membuka situs booking-online. Kami langsung saja menelpon hotelnya untuk menanyakan ketersediaan kamar. Saat itu kamar dibuka dengan rate 1.1juta/malam/kamar yang sudah termasuk sarapan untuk 2 pax.

So kesimpulannya, kalau melihat dari semua yang ditawarkan hotel ini memang lebih cocok untuk keperluan bisnis. Tempatnya yang tidak begitu luas membuat semua areanya sangat mudah dijangkau, hal ini bisa menghemat waktu dan tenaga para bussinessman yang butuh mobilitas tinggi. Ada cafe and bar di roof-top yang bisa dijadikan tempat nongkrong melepas penat serta cozy restaurant yang cocok menjadi tempat kumpul atau bertemu client. Kamarnya juga cukup kedap sehingga memberi ketenangan baik dalam istirahat maupun menyelesaikan pekerjaan.

Sayangnya, bila memang sasarannya untuk bisnis, menurut saya kualitas penerangannya di kamar kurang mendukung, karena saya pribadi merasa kurang nyaman melakukan aktivitas menulis dengan kondisi demikian. Dan satu lagi, lukisan di dinding yang kurang kalem tidak cocok untuk suasana bekerja atau melepas penat.

Jadi, apakah saya mau kembali lagi? Hmm ...  I'll think it twice. Yang jelas untuk  liburan keluarga sih tidak, tapi kalau menjamu tamu atau ada urusan bisnis mungkin bisa jadi pilihan.

So saya kasih nilai hotel ini 3.5 out of 5. *smile

Sekian review kopermini kali ini, see you :)



8 Tips Berburu Tiket Murah di GATF (Garuda Indonesia Travel Fair)

tiket murah di GATF

Hallooo semuaaaa ...

Sudah punya rencana habiskan tahun ini ke mana? Atau sudah mengincar tahun depan buat liburan selanjutnya? Nah ... nah ... buat kalian yang doyan traveling jangan lewatkan kesempatan berharga yang satu ini ya, berburu tiket di GATF alias Garuda Indonesia Travel Fair. Kopermini juga sudah ikutan GATF phase 1 yang diadakan april lalu dan berhasil mendapatkan tiket ke Malang yang insya Allah berangkat September ini. 

Oiya, memang sebetulnya harga tiket murahnya akan lebih berasa kalau kalian gunakan untuk destinasi internasinal ketimbang domestik. Kaya waktu itu kopermini nemuin tiket ke korea cuma 3 jutaan padahal pas ngecek di salah satu travel-online harganya menyentuh 10juta dengan jadwal yang sama, it means diskonnya nyampe 70%. Berarti memang benar claim Garuda saat itu yang diskonnya bisa mencapai 80%. 

Buat kalian yang sering datang ke GATF pasti tahu banget kan sikon di sana? Perlu tips dan trik supaya bisa dapatkan harga terbaiknya. Yuks simak apa aja yang perlu diperhatikan:

1. Siapkan fisik, mental, spiritual, dan finansial
  • Fisik kalian harus kuat karena yang sudah-sudah itu, setiap acara GATF selalu ramai pake banget, makanya baiknya jangan bawa anak kecil soalnya kasian. 
  • Mental juga begitu, syukuri apa yang ada. Yakin kalau rezeki nggak kemana tapi tanpa mengendurkan ikhtiar ya supaya tawakalnya maksimal.
  • Jangan lupa juga banyak berdoa, karena bagi seorang muslim doa adalah senjata kita,#tsyah. Jangan lupa berdoa semoga diberi kemudahan, kelancaran, dan keberkahan. 
  • Yang paling penting juga siapkan keuangan kalian. Yang phase 1 kemarin sih pembelian tidak harus dengan credit card, bisa juga menggunakan kartu debit.
2. Datang di hari pertama
Biasanya GATF ini cuma berlangsung 3 hari dan diadakan saat weekend,  mulai dari Jumat-Minggu. Ibarat prasmanan nih kalau datang pertama kan masih komplit makanannya, begitu juga GATF ini. Kalau hari pertama pilihan tanggal keberangkatan kita masih banyak available, biasanya kalian pergi juga pas weekend kan? Sementara dalam 1 tahun hanya ada 52 kali weekend itu pun harus dikurangi black-out date alias tanggal-tanggal high-season sedangkan yang berburu tiket ini banyak banget orangnya apalagi buat rute favorit kaya ke Jepang, Korea, Singapura.

3. Datang pagi banget hari
Ini mirip-mirip dengan poin ke-dua. Ini sebetulnya buat yang berburu cashback sih. Apa itu cashback? Nanti saya jelaskan di poin 7. Kalau menurut saya sebaiknya kalian sudah datang sebelum jam happy-hour alias jam di mana Garuda membuka harga tiket terendahnya. 

4. Siapkan tanggal dan tujuan keberangkatan
Pliiis, jangan nanya, "yang promo tanggal berapa, Mba?" atau "yang promo ke mana aja, Mba?" Aseliii, ini makan waktu banget. Baiknya kalian sudah siapkan mau ke mana dan tanggal berapa. Jangan lupa juga siapkan alternatif tujuan dan tanggal keberangkatan dalam rentang waktu 1 tahun ke depan kalau-kalau rute dan tanggal keberangkatan kalian sudah sold-out kelas promonya. Tapi jangan terlalu khawatir, kalau pun kalian dapatkan kelas non-promo, tetap ada diskonnya kok, hanya saja harganya tdak semiring yang kelas promo di jam happy-hour.

5. Siapkan nama dan data diri yang berangkat
Penting banget menyiapkan nama dan data diri para calon penumpang selengkap-lengkapnya. Catat di kertas atau kalian foto dan simpan di folder yang mudah dibuka. Apa saja yang diperlukan? Untuk tujuan internasional, catat semua data yang ada di halaman depan paspor. Mulai dari nama lengkap sesuai paspor, nomor paspor, tanggal lahir, tanggal expired, pokoknya catat aja semua yang ada di halaman depan itu.

6. Booking saat happy-hour
Nah, kalau kalian datang ke GATF jangan khawatir nggak dapat diskon. Semua pasti kebagian, cuma bedanya di besaran diskonnya. Kalau di luar happy-hour mungkin nggak gitu berasa tapi pas happy hour ini yang diskonnya besar-besaran. Kapan sih happy-hour? Biasanya sehari ada dua kali, pagi dan sore. Pagi kisaran jam 10.00-13.00, sore mulai dari jam 16.00-18.00. Jam happy-hour ini mungkin berubah-ubah, jadi pastikan lagi detailnya kalau mau ke sini ya.

7. Dapatkan cahsback-nya makin besar diskonnya
Biasanya Garuda selama program GATF menggandeng suatu bank sebagai partner dalam event-nya. Kaya yang GATF 2018 tahap 1 kemarin mereka menggandeng bank mandiri. Keuntungan buat nasabah mandiri masuknya gratis dan mereka berkesempatan mendapatkan gelang cashback yang nanti bisa dicairkan dan masuk ke dalam rekening kalian #CMIIW soalnya saya nggak kebagian *biggrin. 

Persediaan gelang cashback juga nggak banyak, ada kuotanya. Besaran nominal cashbacknya  juga tergantung dari antrean redeem cashback nantinya. Jadi semakin cepat proses booking-bayar tiket kalian, semakin cepat antre tukarkan gelang cashback, semakin besar diskon yang bisa kalian dapatkan. Dan kebijakan ini bisa saja berbeda tiap periodenya ya. 

Yang perlu diperhatikan juga soal gelang cashback ini, jangan lupa untuk membawa ktp/sim/paspor asli beserta kartu debit/kredit kalian yang bekerjasama dengan GATF saat itu. Misal bank Mandiri yah kalian bawa kartu debit/kredit mandiri kalian.

8. Nggak suka ngantre tapi pengen dapat harga happy-hour? Bisa!
Oiya, sekadar sharing saja, suami saya saat itu datang di hari Jumat pagi sekitar pukul 07.30, jangan ditanya soal gelang cashback-nya ya, soalya sudah ludes 10 menit ketika loket dibuka. Suami saya sempat bertanya dengan salah satu petugas di sana katanya banyak yang rela antre sejak tengah malam. Wew! #langsungpulang haha... Iyalah, soalnya nunggu happy-hour juga masih lama. Jadilah pulang saja ke rumah dan mencoba menggunakan portal sendiri. #namanyajugaorangtravel *biggrin. Jadi saat phase 1 kemarin calon pax sebetulnya bisa pesan di seluruh travel-agent (tidak termasuk travel-online ya) yang bekerjasama dengan GATF dan tidak harus datang langsung ke JCC hanya saja tidak bisa ikut program cashback. 

Nah, begitu jam 10.00 wib teng kami coba cek-cek tiket sesuai destinasi dan harganya WOW bener bikin happy. Kami booking dulu untuk rute Malang selanjutnya cek-cek rute internasional, heuheuu bikin tambah ngiler. Bawaannya pengen booking, cuma langsung ngaca awal tahun udah ke mana aja, hihi...

Soal happy-hour juga baiknya ikut yang pagi hari biar masih banyak pilihan destinasi dan tanggal keberangkatannya. 

Nah, saya rasa itu saja sharing seputar perburuan tiket pesawat di GATF. Maklum soal transportasi saat liburan apalagi pesawat biasanya memakan budget terbesar dari seluruh pengeluaran liburan. Makanya harus pandai-pandai cari pesawat yang murah meriah rasa wah kaya Garuda ini. 

Kamu tertarik ikut berburu di GATF, nantikan GATF 2018 phase 2 yang insya Allah hadir di JCC tanggal 5-7 Oktober 2018.

Liburan di Legian? Setidaknya 7 Keseruan Ini Bisa Kita Dapatkan di Sana


Sejak ada anak, bisa dibilang gaya liburan keluarga kami sudah berubah dari awalnya yang backperan sama suami, sekarang sudah mulai beralih mencari kenyamanan. Kenapa? Karena liburan bersama anak itu sebetulnya tidak mudah lho. Ada mood si kecil yang harus kita jaga. 

So far tempat paling asyik buat liburan bareng anak dan tetap dapat kesan romantisnya saya tetap memilih Bali. Sayangnya waktu kami liburan di Bali awal Januari lalu berlangsung sangat singkat, karena kami hanya memanfaatkan waktu transit. Dan sekarang saya tuh pengen banget mengajak si kecil kembali ke Bali untuk mengeksplor lebih dalam keindahannya selain alasan utamanya sih lebih karena pengen mengenang romantisme honeymoon lagi, qiqiqi *biggrin Ya sudah jadilah kami prefer memilih lokasi yang nggak jauh-jauh dari Kuta.

Mungkin sebagian orang bilang Kuta itu mainstream banget. Tapi meski begitu saya sih nggak bosan malah ngangenin. Mau tahu apa saja yang ada di Kuta?

1. Waterbom Bali
Tempat air rekreasi air di Bali ini terbesar di Asia juga terbesar ke-3 lho di dunia. Whuaa dateng ke sini bersama anak pasti puas banget. Bermain air dengan segala wahananya di tengah teriknya cuaca Bali pasti memberi kesegaran dan keseruan tersendiri. Mau tahu apa saja keseruannya? Kalau berani cobain deh climax,  jadi kita harus berdiri di sebuah kecil dan turun secara tiba-tiba dengan kecepatan 70km/jam daru ketinggian 16 meter. Wanna try?

kolam air terbesar seasia
Sumber gambar : www.waterbom-bali.com

2. Puing Pesawat
Mau lihat pesawat boeing 737 di tengah pemukiman? Ya, masih di wilayah Kuta kita bisa melihat pesawat tepatnya bangkai pesawat di tengah Pemukiman. Kalau kalian tertarik susuri saja Jalan Bypass Ngurah Rai dari arah bandara ke Nusa Dua. Terus perhatikan sisi kiri jalan, nanti sekitar 500 meter dari Benoa Square dan tepat di samping Dunkin Donuts kalian bisa menemukan bangkai kapal ini.

3. Nikmati hilir-mudik pesawat menjelang sunset di Pantai Kelan
Ke Bali gak nikmati sunset? Whuaa ini sih antara rugi dan belum lengkap liburannya. Bali itu memiliki banyak spot cantik untuk melihat matahari terbenam, salah satunya Pantai Kelan. Di sini asyiknya gak cuma sunset yang bisa dilihat tetapi juga hilir-mudik pesawat. Asyik kan?

4. Dream Museum Zone Bali
Sekarang mulai menjamur seni 3D, termasuk seni lukisan 3D trick art. Nah, di Bali di sinilah lokasinya. Kita bisa beraksi laykanya sungguhan dengan berfoto di lukisan-lukisan yang ada di sini. Nah, yang penting pastikan baterai hape kamu cukup ya. Soalnya sayang banget kalau sudah ke sini gak foto-foto. 
Wisata di kuta
Sumber gambar : www.dmzbali.com

5. Melepas Bayi Penyu ke Habitat
Ingin merasakan serunya melihat geliat bayi-bayi penyu merangkak menuju habitat aslinya? Datanglah ke Bali Sea Turtle Society. Musim menetas terjadi antara bulan April hingga Oktober.
Melepas tukik di Kuta
Sumber gambar : Official instagram of Bali Sea Turtle Society

6. Odyssey Submarine
Kita bisa menikmati sensasi naik kapal selam di Kuta. Kapal selam ini bisa turun hingga 150 kaki di bawah permukaan laut. Melihat sekelompok ikan di antara terumbu karang yang berwarna-warni pasti memberi kepuasaan tersendiri. Malah kalau beruntung kita bisa melihat hiu, lho!

7. Tempat hiburan dan makanan
Nggak susah mencari tempat hiburan dan makanan di Kuta. Malah banyak cafe dan resto unik yang tematik. Salah satunya bisa dijumpai di Nebula Restaurant, tempat makan yang mengusung konsep ala spanyol tempo doeloe.

Melihat beragam keseruan yang bisa dinikmati di Legian dan sekitarnya jadi pengeeen banget liburan akhir tahun nanti ke Bali. Tapiiii nginep di mana ya yang nggak jauh dari tempat-tempat itu?

Hotel mewah di Legian

Hmmm ... Saya itu sebetulnya naksir banget sama Horison Legian, selain memang sudah ternama sehingga nggak ragu lagi dengan servicenya juga ada kid’s corner sih, yang mana tempat ini wajib banget bagi anak kami. 

Rencananya sih kami pengen memanfaatkan liburan akhir tahun untuk menginap di sini. Nah, karena masih beberapa bulan ke depan bisa nih kita nabung sambil hunting harga termurahnya, semoga pas hari H cukup budget liburannya ya, Nak! Saya cek di websitenya langsung wow ternyata harganya lumayan yah untuk dua malam. Apa mungkin karena kami pesan di weekend pada bulan desember ya? Saya pun coba-coba hunting dari travel-online. Ternyata sungguh mengejutkan pesan di Traveloka harganya miring abis. Dengan tanggal yang sama, tipe kamar yang sama dan jumlah malam yang sama harga di Traveloka nggak sampai 2 juta, sementara dari website resminya menyentuh angka 3 juta. 

Aah kalau gitu sih nggak pakai pikir panjang, saya coba pesan ah kamar hotel Traveloka. Ceritanya masih penasaran. Saat menuju websitenya coba cari-cari Horison Legian tadi ternyata ada keterangan pesan di aplikasi lebih murah lagi. Meluncurlah ke aplikasinya. 

Traveloka hotel di legian
Logo ayam di bawah itulah yang menunjukkan pesan di app-nya lebih murah, yeay!
Download aplikasinya, cari hotelnya, masukkan tanggalnya, pilih-pilih kamarnya, masukkan data pribadi, dan taraaaa .... 

Traveloka hotel horison legian
Tiga langkah mudah pesan penginapan di Traveloka app

Ternyata pesan di traveloka harganya jujur 
Beberapa travel-online lain memang kesannya lebih murah tapi ternyata saat mencoba booking, harga tersebut belum termasuk tax. Kalau di Traveloka ini asyiknya harga yang ditampilkan adalah harga final. 

Pilihan pembayarannya beragam 
Yang saya suka dari Traveloka ini sangat memberi kemudahan. Buat saya yang tidak memakai kartu kredit, sangat terbantu karena ada opsi pembayaran melalui transfer atm dan internet banking juga. 

Ada diskon special 
Selain harganya yang sudah miring, ternyata Traveloka masih memberikan diskon spesial bagi kalian pelanggan newsletter ataupun member Traveloka. 

Menawarkan garansi harga terbaik 
Jaringan Traveloka ini cukup luas, nggak cuma hotel di Indonesia saja tapi juga mencakup skala internasional. Karena jaringan yang luas ini Traveloka mampu memberikan harga yang kompetitif bagi pelanggannya. 

Review dari para pelanggan setia 
Sebagai pelanggan tentu kita akan lebih nyaman kalau sudah mengetahui seluk beluk tempat menginap yang akan kita sambangi. Nah, di Traveloka ada kategori review di mana kita bisa melihat ulasan riil dari pengunjung. 

Stay Guarantee 
Ini adalah keunggulan Traveloka menurut saya. Jadi nggak usah khawatir deh, kalau misal terjadi kendala dengan bookingan kita, misalnya overbooked, Traveloka memberikan rekomendasi hotel serupa tanpa biaya tambahan atau uang kita kembali. 

Nah, asyik banget kan pas banget memang taglinnya, pesan di traveloka dulu, liburan kemudian. Kalau teman-teman punya rencana liburan ke mana buat akhir tahun? Coba deh kemudahan pemesanan hotel di Traveloka dan nikmati harganya yang sangat kompetitif. See you and let’s travel!

6 Tips Tampil Fresh Saat Traveling



Hayoo ngaku, siapa yang nggak suka foto-foto saat traveling? Yah nggak ada yang ngakulah, emang kenyataannya sayang banget traveling tanpa foto-foto. Buat blogger mah foto itu sudah menjadi aset yang harus dijaga hak ciptanya, qiqiqi... *biggrin

Nah, ngomongin soal foto-foto saat traveling, pernah nggak sih kalian kecewa sama hasil fotonya? Bukan, bukan karena angle pemandangan yang jelek, tapi lebih ke aspek fisik yang kasat mata misalnya penampilan aka #OOTD atau  wajah kita yang nggak camera-face banget. Berminyaklah, terlalu menorlah, muka merahlah, bibir keringlah, aah pokoknya yang nggak keliatan kece banget buat difoto. Pasti nyibilin yaak

Nah, saya punya tips nih buat kamu-kamu yang mau tetep fresh di foto saat traveling. Apa sajakah itu?

1. Sesuaikan outfit 
Yang mau keluar negeri penting untuk mencari tahu tentang musim apa saat kita berkunjung ke sana. Maksudnya cuaca ya, bukan musim rambutan, durian, mangga, dan lain-lain lho #garingkriukkriuk. Jangan sampai yah, kita sudah bawa jaket tebal-tebal yang menuhi koper, eh ternyata sedang musim panas. Karena Desember nggak selalu musim dingin, catat, di belahan bumi selatan justru lagi panas-panasnya. Kan saltum (baca: salah kostum) banget, lagi panas-panas pakai jaket bulu-bulu atau lagi musim dingin cuma oblongan satu lapis. Di foto juga, asliiii jadi nggak match banget.

2. Pilih alas kaki ternyaman
Ternyaman lho ya, bukan termahal. Ini harus disesuaikan dengan jenis liburan kamu di sana. Apakah naik gunung, ke pantai, ke taman atau ke.... ke mall. Iyah ke mall, maksudnya yang doyan pakai sepatu wedges atau high heels di sini sih sah-sah saja. Akan jadi nggak matching kalo wedges-an ke gunung, right?

3. Siapkan bekal minum
Mau cuaca panas atau dingin, minum itu penting. Kadang kalau cuaca dingin nih yang pada suka nggak nyadar bahwa tubuh sebetulnya dehidrasi. Karena kita nggak merasa gerah jadi yah nggak minum, ini padahal salah. Eh kecuali kalau puasa ya. Kalau tubuh terhidrasi dengan baik, foto kamu di kamera juga hasilnya oke lho,

4. Gunakan sunscreen
Buat yang mau ke pantai atau ke daerah yang panas, pakai suscreen is a must. Ini untuk melindungi kulit kita dari sinar UV dan supaya nggak merah-merah karena "kebakar" gitu.

5. Gunakan lipbalm, lipstik, dan sedikit touch-up
Lipbalm ini berfungsi untuk melembabkan bibir, supaya bibir kamu nggak pecah-pecah. Nggak banget kan di foto tapi bibirnya kering dan kusam. Makanya supaya nggak kusam berikan sentuhan lipstik dan bedak secukupnya. Secukupnya lho ya, karena ini liburan dan bukan kondangan #eh.

6. Gunakan aksesori sebagai pendukung
Nah, ini juga penting, supaya fotonya nggak tampak biasa dan datar-datar aja. Misalnya kalau di tempat panas bisa pakai topi dan kacamata hitam. Kalau di tempat dingin bisa pakai sarung tangan lucu yang bisa digunakan saat memegang secangkir kopi atau teh.

Nah itulah tips agar tetap fresh saat traveling versi saya. Kamu punya tips lainnya? Feel free lho share di komen ... 

15 Tempat Wisata Gratis di Singapura


Tempat wisata gratis di Singapura? Ada? Buanyaak! Liburan ke Singapura itu sebetulnya kalau mau dibikin mahal bisa dibikin murah juga bisa. Yang punya budget lebih sih nggak pusing ya, nah buat yang pengen irit ini juga bukan mustahil kok. Beneran? Yap. Saya bicara kalau dari Jakarta ya. Sudah nggak heran deh kalau tiket penerbangan ke Singapura itu sering kali lebih murah daripada penerbangan domestik sediri, misal ke Lombok, Makassar, apalagi Papua. 
Buat tiketnya rajin-rajin aja cek website ataupun travel-online terutama pesawat LCC. Bedanya dengan yang full service lumayan banget lho, etapi kalau pengen full service namun harganya nggak lebay bisa baca pengalaman saya naik Batik Air ke Singapura ya. Penginapan juga sama kok, banyak hostel yang menawarkan harga murah bahkan di pusat kota atau tempat ramai.

Sekarang soal tempat wisatanya. Syukurnya Singapura ini banyak menawarkan objek wisata gratis yang cakep buat foto-foto, apa saja sih tempat wisata gratis di Singapura itu? Check this out!

1. Merlion Park
Patung Merlion

Tempat ini nggak boleh terlewat bahkan oleh wisatawan dari negara manapun. Patung Merlion sendiri merupakan ikon dari Negara Singapura. Jangan bayangkan kaya di foto-foto ya yang suasananya sepi hanya kamu dan Merlion, di siang hingga malam hari tempat ini ramai banget apalagi jamannya liburan sekolah. Kalau mau sepi? Mungkin tengah malam hingga subuh sekalian bisa dapetin Merlion dengan suasana yang antimainstream

2. Marina Bay Sands
Tempat wisata gratis Singapura

Letaknya nggak jauh dari Merlion Park. Marina Bay Sands sendiri merupakan kompleks mall, hotel, dan pusat hiburan. Bagi yang nggak kuat iman mending nggak usah masuk deh yaa… Ahaha… Yang menarik dari MBS ini adalah pertunjukan wonderful light & water spectacularnya setiap jam 20.00 yang berlangsung kurang lebih selama 15 menit.

3. The Helix Bridge
Kalau kita menyusuri Esplanade; gedung yang kata orang mirip durian meski sebenarnya adalah menyerupai mic menuju Marina Bay Sands kita akan melalui sebuah jembatan yang spectacular. #tsyah ... Bentuknya melengkung tidak  seperti jembatan pada umumnya dan akan lebih cantik bila dilihat pada malam hari karena ada lampu yang menanungi jembatan ini.

4. Gardens By The Bay
Supertree groove

Bukannya bayar? Iya kalau kita mau masuk ke dalamnya jelas bayar tapi percaya deh di luarnya aja juga bagus kok, ada danau buatan dan taman bunga kecil cantik bertuliskan Gardens By The Bay. Kalau mau masuk juga saya rasa worth it kita bisa melihat Singapura dari ketinggian di Supertree Grove yaitu pohon buatan besar yang memayungi taman dan menyusuri jembatan skyway, rasakan deh sensasinya!

5. Marina Barrage
Bendungan Marina Barrage
Dari sini tampak Marina Bay Sands juga Singapore Flyer

Bagi saya ini sih bisa dijadikan tempat wisata baru. Meski ini bendungan tapi Marina Barrage bukan bendungan biasa. Kita bisa melihat Marina Bay Sands dari arah sebaliknya. Lokasinya nggak jauh dari Gardens By the Bay jadi baiknya dimasukkan saja ke itinerary yang berbarengan dengan Gardens By the Bay.

6. Boat Quay
Sumber gambar: travelyourselftoday[dot]com

Lokasinya berada di tepi Singapore River. Salah satu lokasi yang menarik adalah Raffless Landing Site, yaitu adanya patung Sir Stamford raffles di tepi sungai yang menjadi simbol bahwa inilah tempat pertama kalinya ia menjejakkan kaki di Singapura.

7. Orchard Road
Sumber gambar: unscrambled[dot]sg

Siapa yang nggak kenal dengan kawasan premium ini? Kalau mendengar Orchard Rd ingatnya tentu belanja-belanja atau paling nggak ya window shopping karena memang di sini adalah pusat perbelanjaan yang terkenal dengan barang-barang branded.

8. Singapore Botanic Gardens
Tempat wisata gratis singapura
Sumber gambar: visitsingapore[dot]com

Berbeda dengan Gardens By The Bay, SBG ini terlihat lebih natural karena memang inilah hutan kota di Singapura. Taman ini luas banget hingga mencapai 70 hektar. Tempat ini gratis bisa dikunjungi mulai dari jam 05.00 hingga 00.00

9. Bugis Street
Kalau di Jakarta ini mungkin seperti mangga dua. Nah bila mau mencari oleh-oleh atau barang-barang dengan harga yang lebih murah dan beragam ya di sini tempatnya. Makanan halal juga gampang ditemui di Bugis street.

10. Kampong Glam dan Arab Street
Arab Street

Kawasan ini merupakan perpaduan antara Melayu dan Timur Tengah, jadi gak heran banyak menu halal. Di sini juga banyak kafe kecil di sepanjang jalan menuju Masjid Sultan. Oiya Masjid Sultannya sendiri juga kerap menjadi objek wisata buat para turis lho, termasuk yang non-muslim karena memang selain arsitekturnya cantik juga memiliki catatan sejarah penting bagi Singapura.

11. Haji Lane


Ciri khasnya Haji Lane ini adalah temboknya yang dilukis dengan berbagai corak warna membentuk karya seni yang menarik. Di sepanjang Haji Lane ini banyak butik dan restoran kecil. Sementara di sisi kiri kanannya itu merupakan bangunan Chinese Shophouses.

12. China-Town
Tampang lelah...

Mayoritas warga sini memang keturunan China sehingga nuansa Chinanya memang dapet banget. Selain di Bugis, China-Town menjadi tempat pilihan untuk mencari oleh-oleh atau souvenir.

13. Little India
Kalau ini merupakan kawasan warga keturunan India. Letaknya nggak jauh dari Orchard Road. Banyak toko yang menjual pernak-pernik serta segala sesuatu yang beraroma India. Kadang ada perayaan budaya juga di sini lho.

14. Henderson Waves Bridge

Sumber gambar: visitsingapore[dot]com

Nah ini terhitung bangunan anyar di Singapura. Berbeda dengan jembatan lainnya, bentuk jembatan Henderson ini bergelombang seperti ombak. Jembatan ini juga merupakan pedestrian bridge tertinggi di Singapura yang membentang di atas Henderson Rd. Nah yang suka jalan kaki kemana-mana, must visit banget ya ke jembatan ini.
15 Pulau Sentosa
Eaaaak udah gak kuyuuu
Pulau Sentosa ini salah satu tempat yang wajib dikunjungi kalau ke Singapura. Memang akan lebih seru kalau kita masuk ke USS atau S.E.A Aquarium, tapi sekedar photostop aja di depan bola dunia ini juga seru kok.
Nah, itulah sebagian tempat (karena sebetulnya masih banyak yang lain) yang bisa kita kunjungi secara cuma-cuma di Singapura. Kamu sudah pernah ke Singapura? Apa yang belum pernah kamu kunjungi dari list di atas? Share juga yuk di kolom komen kalau kamu punya daftar tempat wisata gratis baru di Singapura.

Menginap di Astera Hotel Bintaro; Simply Comfort For Your Style



Hotel budget di Bintaro

Awalnya memilih hotel ini nggak lain ya karena harganya yang terjangkau banget dan letaknya yang nggak jauh dari mall BXC. Iyes jadi sejak Rockstar Gym yang di Cinere Bellevue tutup karena dampak kebakaran mallnya jadilah sementara kami ikut yang branch Bintaro ini. 

Emang nggak bisa pulang pergi aja? Bisa sih kalau mau dipaksain, tapi pasti capeeeek secara ya jalur yang kami lewati itu jalur macet apalagi jamnya si kecil ini kebanyakan dapetnya kelas sore. Ya sudah lah yaa sekali-sekali kami menginap biar efektif juga ikut kelasnya. 

Nah setelah menemukan dua alasan tersebut, sekarang lanjut aja ya sama reviewnya. Secara keseluruhan saya suka dengan Astera Bintaro ini karena stafnya ramah dan suasanya yang homy banget. Itu kesan pertama ya. 

Memang kalau buat kamu yang ingin staycation bersama anak saya kurang merekomendasikan karena ya nggak ada hiburan buat anak-anak. Hotel ini cocok buat kamu yang memang ada acara di area Bintaro atau untuk silaturahim ke rumah saudara supaya nggak ngerepotin atau urusan bisnis atau numpang tidur aja seperti kami. Buat bisnis hotel ini bisa untuk dijadikan meeting point lho, kapasitasnya bahkan bisa mencapai hingga 50 orang.

Bangunan fisiknya tampak masih fresh, perpaduan warnanya memang khas budget hotel banget yang eye-catching gitu seperti merah menyala dan kuning. Terdiri dari 5 lantai dengan desain yang minimalis. Hotel ini juga dilengkapi dengan dua buah lift yang berfungsi dengan baik (saat itu).

Lokasinya ini dipinggir jalan tepatnya di Jalan Tegal Rotan No.3, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat – Tangerang Selatan, nggak jauh dari tikungan jadi baiknya sih pelan-pelan ya. Di depannya persis ada pusat onderdil mobil sekitar 3 atau 4 lantai gitu, lupa. Sebelahnya ada deretan ruko dan kalau minggu pagi (nggak tau kalau hari lain) banyak yang jualan termasuk makanan. Overall memang strategis sih dekat pasar modern, mall, rumah sakit, tol hingga pusat kuliner. 

Areal parkirnya cukup luas, meski begitu kadang sering ramai juga terutama weekend. Lobbynya nggak terlalu besar dan menyatu dengan restoran. Tidak ada sarapan gratis (kaya familiar sama istilah ini :D). Kalau mau include sarapan dikenakan charge tambahan. Soal makan sih saya nggak ribet karena bisa nge-go-food dan lagi banyak kuliner enak kok di kawasan Bintaro ini.
Menginap di astera bintaro
Jadi baru masuk selain langsung menghadap lobby juga disambut "ruang makan". 

Staffnya ramah dan cekatan, mungkin karena kami sudah beberapa kali datang kali ya jadi mereka sudah kenal dan tahu apa yang kami mau. Kami biasa meminta di kamar bawah, kalau nggak lantai 1 ya lantai 2, pokoknya yang bisa tanpa lift. Saking ramahnya saya dibolehkan meminjam pisau untuk memotong buah untuk sarapan (maklum pelaku Food Combining, perlu buah segar tiap pagi, hihiii). Tapi pisaunya nggak saya bawa ke kamar  lho, saya potong di restauran which is nggak jauh dari lobby.
hotel budget di bintaro
Kok agak gelap ya? Apa efek kamera? Hmm ... 

Sisi dalam kamarnya sendiri, sangat-sangat fungsional. Maksudnya apa yang ada yah memang yang kita butuhkan, gak ada gimik-gimik yang hanya menambah kesan sempit ruangan. Pencahayaan juga baik karena warna catnya terang dan ruangan ini dipengkapi jendela yang cukup besar meski terlihat dari luar isi kamarnya. Kamarnya bersih, tata ruangnya juga oke. Kamar mandinya standar sih gak sempit dan gak luas dan ada pemanas airnya.
Sumber gambar: Astera Hotel. Huhuu maafkan nggak nemu yang gambar pribadi. 

Sensasi kasurnya sendiri empuk, spreinya bersih dan ada kesan dingin. Hotel ini juga gak pelit sama soal sikat gigi dan sabun yang suka ganti tiap mandi, hehee. Meski bukan hotel syariah tapi kalau kita nggak bawa alat solat, bisa pinjam mukena, sajadah, dan sarung sekalian. Fasilitas lain tersedia 2 botol air mineral ukuran 600 ml, TV layar datar, sandal hotel, safety box, hair dryer (on request). 

Sebagaimana hotel budget lainnya, tidak ada kolam renang maupun children playground. Tapi, kalau mau pagi hari kita bisa berjalan-jalan di areal parkir depan dan belakang atau menyusuri jalan di depan Astera ini, karena gak jauh ada deretan ruko yang nembus ke pasar modern. Oiya satu lagi yang saya suka hotel ini dilengkapi high speed free wifi. Jadi tetap asyik aja sih.
Hotel murah di bintaro
Ini tampak halaman belakangnya.

Ratenya permalam di kisaran 300ribuan ke atas kalau pesan di travel online, kalau pesan langsung di hotel sih biasanya lebih mahal bahkan saya pernah coba telepon langsung menyentuh angka hampir 600ribuan mungkin karena peak season saat itu.

Secara keseluruhan saya suka hotel Astera ini karena tampil apa adanya. Maksudnya? Iya kadang ada tuh hotel yang dia malah sibuk nambah gimik ini itu ketimbang fokus pada kebutuhan dan service tamunya. 

So, apa saya bersedia menginap kembali di sini? Kalau ada keperluan jelas bersedia banget!
Astera hotel
Cheers. See yaa...