8++ Tips Mulus Melalui Imigrasi

Tips dan trik melewati imigrasi


Imigrasi itu ibaratnya seperti gerbang penentuan, boleh atau tidaknya kita bertamu ke negara yang kita tuju. Kalau dengar pengalaman para traveler ceritanya macam-macam deh mulai ada yang nanya detail, kena random-check, diinterogasi lebih lanjut ke kantor, bahkan ada juga yang gak boleh masuk ke negara yang dituju. Sereem yaa... Gak mau kan, liburan yang sudah direncanakan batal begitu saja. 

Pengalaman saya melalui imigrasi juga belum banyak sih, baru 3 yaitu di KSA untuk umroh (ini sih ikut travel jadi insya Allah gampang aja), Perth, Australia untuk liburan dan Singapura juga untuk liburan. Dua bandara terakhir yang saya sebutin itu menghasilkan satu kesimpulan pribadi yang kayanya mudah-mudahan bisa membantu kalian (T&C apply). Kalau imigrasi domestik mah woles aja yaa...

Oiya, buat kalian yang gak pede karena gak bisa bahasa Inggris santai aja, saya pun demikian alhamdulillah so far so good, malah banyak Allah Swt kasih kemudahan. So, apa saja sih tipsnya biar mulus melalui imigrasi?

1. First Impression Does Matter
Kesan itu penting banget. Berpakaian dan berpenampilanlah secara wajar. Gak usah berlebih-lebihan yang malah bikin petugas pingin nanya kamu banget. Termasuk soal barang bawaan. Usahakan semua masuk dalam satu koper atau ransel, ketimbang banyak plastik kresek atau yang sejenisnya yang bikin kalian ribet sendiri bawanya.
first impression does matter
Oke skip! Hahaha.. (Liburan sekeluarga 3 hari cukup kok 1 koper mini)
Kalau saya pribadi, soal style lebih suka mengenakan sepatu dan pakaian casual (soalnya kan liburan), model jilbabpun yang simple-simple aja sih biar gak ribet karena banyak peniti aplagi sampe bunyi saat pemeriksaan karena bros kita terbuat dari logam. Heuheuu...

2. Kuasai medan
Maksudnya begini, gali informasi sebanyak-banyaknya sebelum kalian melalui imigrasi negara yang dituju. Kalau perlu buka websitenya dan pahami alurnya, baca pengalaman-pengalaman orang termasuk cari tahu do and donts barang-barang yang boleh dibawa dan tidak. Menguasai medan akan membuat kalian lebih percaya diri dan tidak terlihat seperti orang yang "mencurigakan".
agar lancar melewati imigrasi
Ini contoh aja sih, di situs Perth Airport jelas kok passenger guidenya
Ini juga yang biasanya saya lakukan membaca pengalaman orang bagaimana imigrasi negara A, B, C (kaya banyak aja). Pengalaman saat di Perth, petugasnya baik banget, kami sekeluarga boleh maju barengan. Biasanya bahkan di Indonesia aja sendiri-sendiri kalau antre imigrasi.

3. Ingatlah jadwal dan penginapan kalian.
Saya sering dengar katanya petugas imigrasi sering menanyakan ini, menginap di mana, berapa lama, kapan pulangnya, dengan pesawat apa, dan lainnya. Pengalaman saya selama ini sih alhamdulillah gak ditanya-tanya, mereka hanya meminta saya menempelkan kedua jempol dan membuka cover paspor (sejak saat itu paspor saya gak dipakein sampul lagi). Namun begitu tetap ingatlah baik-baiknya ya semua yang terkait perjalanan kalian. Jadi baiknya pastikan semua mengerti itinerary dan nomor penerbangan ya, seperti contoh itinerary perth 5D4N di sini.

4. Siapkan dokumen sebelum tiba di meja imigrasi
Duh, gak banget kan, kalau udah ngantre lama-lama ternyata pas sampe meja imigrasi kalian baru nyari-nyari di mana paspornya, di mana tiket pesawatnya, di mana bukti booking tiketnya. Bisa-bisa petugas imigrasi jadi bete. Sebaiknya sih semua siapkan di tempat yang mudah dijangkau. Thats why jangan simpan dokumen penting di koper dan kalau di luar negeri bawalah paspor kemana pun kalian pergi.
Tips supaya mulus melalui imigrasi


Kalau saya pengalaman sih langsung buka di halaman depan paspor yang memuat data kita tuh. Jadi mereka gak usah bolak-balik lagi dan so far semua baik-baik saja. Alhamdulillah

5. Jangan lakukan hal ini:
a.) Berfoto atau memainkan gadget di depan meja imigrasi
b.) Memakai kacamata hitam
c.) Memakai topi
d.) Memakai earphone, dan lainnya
e.) Makan termasuk mengunyah permen.karet
Sejak memasuki ruang imigrasi, lepas semua atribut tersebut dan simpan dulu dalam tas ya, termasuk atributnya anak kecil. Soalnya pengalaman beberapa kali anak saya memakai topi di imigrasi diminta untuk dibuka terus.
Sumber Pic : Pinteret[dot]com

6. Dekat-dekatlah dengan anak kecil
Ini khusus yang bepergian dengan anak usia balita. Percayalah bersama kesulitan ada kemudahan. Meski kadang bepergian dengan anak itu repot dengan ini itu, percaya deh family traveler sepertinya dianggap paling aman jadi biasanya mereka gak nanya macam-macam.

Pengalaman saya kemarin sih waktu di Perth, semua petugas jadi ramah gitu kalau kita gandeng anak termasuk saat di pesawat juga ya. Soalnya saya pernah ngerasain pergi sendiri mereka tuh yang cuek aja gitu. Tapi pas gandeng anak langsung deh disapa-sapa manis gitu, ahahah... Oya begitupun waktu di Singapura, saya yang menggandeng anak langsung dituntun menuju assistance lane jadi gak pake antre lama dan petugasnya ramah gitu karena ada anak kecil. Biasanya yang paling banyak mencuri perhatian petugas bandara adalah solo-traveler, laki-laki dan usia produktif jangan heran kalau kena random-check ya.
Sumber Pic: alcimmigration[dot]com

So, sebetulnya paling enak liburan saat anak masih kecil, karena beberapa objek wisata juga gratis atau setidaknya setengah harga. Seperti SEA Aquarium Singapura di mana anak di bawah 4 tahun masih gratis.


7. Stay cool and keep smile
Tetap tenang dan tersenyumlah sewajarnya. Jawab saja bila petugas nanya ini itu, katakan sejujurnya apa niat kamu datang ke negaranya. Bertahan dengan opini pribadi yang tidak memberi keuntungan malah akan merugikan (yaiyalah ya...). Kalau saya sih kalau gak ditanya ya gak usah nanya atau mengatakan sesuatu yang bikin mereka mengerinyitkan dahi. Cukup say-hello (pengalaman sih mereka duluan yang nyapa) saat menyerahkan paspor dan thank you saat mengambil kembali si paspor tersebut.
Sumber Pic: soekarnohatta[dot]imigrasi[dot]go[dot]id

8. Banyaklah berdoa dan bersedekah
Menurut saya ini adalah kunci. Saya sangat percaya kekuatan doa. Perjalanan sendiri merupakan saat yang tepat untuk meminta kepadaNya, karena safar (baca: traveling) adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Minta aja yang spesifik, minta dimudahkan semuanya, mulai dari pembuatan paspor, visa, imigrasi, perjalanan udara, perjalanan darat, makannya, tempat nginepnya, dan lainnya. Niatkan sebagai ibadah. Waini, ibadah yang menyenangkan! Dalam Islam memang dianjurkan kok untuk berjalan ke seluruh penjuru negerinya. Dan lengkapi dengan sedekah, karena sedekah salah satu fadilahnya adalah mengangkat segala kesulitan.
Sumber Pic: Dreamstime[dot]com
Tips tambahan lainnya semoga tidak menyurutkan niat kalian adalah, bawa uang negara yang bersangkutan secukupnya. Khawatir ada yang kena interogasi (kaya pengalaman teman saat di Singapura) karena kedapetan gak bawa cash yang cukup sebagai duo-traveler jadinya panjang urusan. Yakinkan, seolah kalian mau ngabisin duit di negara mereka (haiyahh). 

Nikmatilah setiap proses perjalanannya dan terus berdoa untuk segala kemudahan termasuk dimudahkan ke tempat-tempat wisata lainnya. Kalau ada yang punya tips lain feel free to share di komen ya...

21 komentar:

  1. Keren tipsnya Mbak..Setujuu semuanya
    Sedikit tambahan, untuk bawa uang juga jangan kebanyakan, karena akan dicurigai juga mau money laundry atau niatan lain.
    Kalau untuk anak, di beberapa negara, gratis pajak hotel, gratis naik commuter line, dan lainnya..Pokoknya banyak gratisnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba, makanya secukupnya aja. Kalau di Aussie bawa 10000 AUD harus declare.

      Makanya ya mba paling enak sebetulnya jalan-jalan pas anak masih kecil, banyak kemudahannya.

      Hapus
  2. Terima kasih untuk sharingnya ya teh. Berguna sekali :)

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah... Sama-sama teh Egy..

    BalasHapus
  4. Wahhh... Sapa tau besok bisa jalan-jalan ke luar negeri kaya mbak Dwi Arum, hihihi. Terimakasih tipsnya mbak. Semoga jalan-jalannya nambah lagi ya! Saya tunggu ceritanya lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, doa yang sama untukmu mba :)

      Hapus
  5. Wah, terima kasih tipsnya mbak. Bermanfaat sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mba Lisa. Terima kasih sudah berkunjung :)

      Hapus
  6. makasih sharingnya bermanfaat

    BalasHapus
  7. Kadang kalo di Indo Stay Coll & Smiley dibalesnya kecut asem, wkwk..
    Serius dah itu nomor 5 point e jangan dilakuin, apalagi di Changi bisa didenda..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihii iya betul banget. Di Singapura banyak denda ini itu ya

      Hapus
  8. Anak saya udah mulai besar, apakah akan mendapat perlakuan yang sama saat bawa balita ya...hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemarin ada keponakan saya udah usia 7 atau 8 tahun gitu, tetap disuruh antre biasa sih mba. Kayanya sudah dianggap cukup besar, hee

      Hapus
  9. Siip mak tipsnya. Secara saya belum pernah keluar negeri ya dan ini bermanfaat banget. Siapa tahu. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mak. Memantaskan diri dulu ya biar nti saatnya cus udah siap banget gt.

      Hapus
  10. Setuju sama tips nomor 5 dan sering baca juga, kalau main HP sering ditegur petugas.
    Lagian kalau sambil main HP, kog ya, gak sopan banget yaa, di negara orang lain lagi.
    Kadang jadi geregetan :).

    Alhamdullillah, beberapa tips di atas juga kerap aku amalkan.
    Jadi terinspirasi mau berbagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Whuaaa ada mba Rosanna... *gelarkaepetmerah... hee iya betul mba, lha wong kadang gadgetan di depan keluarga (baca: orang tua) rasanya gak sopan juga ya

      Terima kasih sudah berkunjung mba.

      Hapus
  11. Wah tipsnya mba Dwi emang cucok meyong. Jadi kangen jalan-jalan hehe... moment di imigrasi emang kadang bikin nerpes yaaa.. thks tipsnya ya mba...

    BalasHapus
  12. Wah, aku baca pelan2 tips dari mbak nih. aku belum pernah ke luar negeri soalnya hihihi.. semua orang rumah dan orangtua udah kenyang ke mana2, tinggal aku. In say allah mau juga ah ke negara tetangga dulu. Wish me luck ya maaciiih mbak cantik :D

    BalasHapus