Cara Mengurus Visa Turis Australia Sendiri [Based on my experience]- Des 2017

Mengurus Visa Turis Australia Sendiri Mudah
Elizabeth Quay


Australia? Deket sih, negaranya juga okey, tapiiii ngurus visanya itu lho yang katanya ribet dan biayanya mahal. Udah gitu, untuk first timer kebanyakan dapetnya single-entry, which is sekali kita keluar Aussie ya kita harus apply lagi kalau mau masuk kembali ke negara tersebut. Tapi, gimana pun rasanya gak ada salahnya kita punya impian setidaknya sekali seumur hidup untuk berkunjung ke negeri kangguru ini.

Okey, di sini saya sekadar berbagi saja apa yang saya alami selama proses pembuatan visa Australia ya. Jadi untuk segala info terupdate mohon kunjungi laman VFS Global Australia.

VFS ini semacam travel yang telah ditunjuk oleh kedutaan untuk mengurusi segala hal terkait visa. Meski begitu, VFS tidak menjamin bahwa visa kita akan diapprove 100%. Tapi, setidaknya di VFS Australia ini bisa banget untuk diajak diskusi dan konsultasi terkait visa pastinya ya.

Sebagai informasi, saya apply visa Australia di Jakarta, tepatnya di Jl. Prof. DR. Satrio, Kuningan City Mall Lantai 2, satu kantor dengan VFS NZ dan UK.

Nah sekarang sejak 1 November 2017 kita wajib membuat janji temu sebelum menyerahkan berkas. Janji temu ini bukan wawancara kok melainkan penyerahan berkas saja yang sudah kita jadwalkan sebelumnya, dan tidak perlu semua aplikan hadir. Untuk perihal membuat janji temu bisa klik di sini.

Waktu itu saya mengurus visa di bulan Desember 2017. Karena tidak membuat janji temu, kami dikenakan tarif tambahan go-show sekitar IDR 115.0,00/aplikan. Kalau sekarang saya tidak tahu, amannya sih tetap bikin saja janji temunya ya.

Untuk harga visa turis sendiri saat itu 1.540.000, jadi total dengan go-show 1.655.000/orang. Lumayan yah, bisa buat tiket domestik atau negara tetangga pp. Yang mau update info biaya visa Aussie bisa cek di sini.

Sekarang apa aja sih yang diperluin dalam pengurusan visa Australia ini? Oya, dalam hal ini yang saya apply adalah visa turis.

1. Mengisi formulir 1419, yang bisa diunduh dari sini
Pertanyaannya agak banyak, isi sebisa kamu aja dulu, yang bingung nanti bisa ditanyakan saat di VFS. Untuk nama ikuti semuanya sesuai paspor, kecuali kalau memang diminta sesuai KTP. Jangan lupa tanda tangan di nomor 51 dan 52. Sementara bagi anak yang bepergian dengan salah satu atau tanpa orang tua, isi formulir no. 1257.

2. Paspor baru (yang masih berlaku, min 6 bulan), paspor lama, fotokopi halaman depan yang memuat identitas dan juga halaman yang ada cap imigrasi negara lainnya. Semua difotokopi di kertas A4 dan jangan disteples.

3. 2 lembar pas foto 4x6 latar belakang putih. Tapi waktu saya mengurus sendiri hanya diperlukan 1.

4. 1 lembar fotokopi KTP dalam bentuk A4.

5. 1 lembar fotokopi akta lahir/ijazah + kartu keluarga + surat nikah (bagi yang sudah) dalam kertas A4, pengalaman saya kemarin tidak perlu diterjemahkan ke bahasa Inggris.

6. Bukti keuangan 3 bulan terakhir, min saldo 50juta/orang. Tidak perlu semuanya menyerahkan, bila ada satu orang yang bersedia mendanai cukup bukti keuangan orang tersebut aja. Kalau ada dua orang yang berangkat, artinya di rekening min ada 100juta. Apakah harus 50 juta? Hmm saya juga gak paham sih, gak nanya kemarin. Acuan ini saya lihat dari sebuah form salah satu travel ternama. Oiya, jumlah saldo di rekening juga jangan mendadak ya.

7. Surat keterangan kerja bagi karyawan atau SIUP bagi pengusaha atau kalau kamu belum kerja dan belum jadi pengusaha atau sudah jadi pengusaha tapi belum memiliki izin alternatifnya adalah cari sponsor. Sponsor ini bisa orang tua kamu atau salah satu di antara teman yang ikut berangkat. Atau kalau status kamu pelajar sertakan bukti berupa fotokopi kartu pelajar/mahasiswa (dalam bentuk A4) dan minta surat keterangan yang menjelaskan bahwa kamu adalah mahasiswa di kampus yang bersangkutan. 

8. Surat-surat lain yang mendukung atau surat sakti bila ada. Misalnya dapat tiket gratis kaya saya dari Batik Air *coolface.
Cara urus visa turis Australia
Halaman tersebut saya print dan saya lampirkan di berkas pengajuan visa
Surat pernyataan yang menjelaskan bahwa kamu siap mendanai perjalanan selama di Australia, tulis dalam Bahasa inggris dan tanda tangan di atas materai. Atau yah surat-surat lainnya deh yang mendukung atau bisa menjadi pertimbangan pihak kedutaan bahwa rugi deh kalau gak ngelolosin kamu. 

9. Surat undangan aka invitation letter. Misalnya ada saudara kamu yang nikahan di sana, nah sertain aja bukti undangannya asli dan fotokopi, atau ada acara pameran apa gitu terus mereka ngundang kamu. 

10. Surat keterangan ganti nama (bila ada). 

11. Bagi lansia berusia 75 tahun ke atas sertakan surat kesehatan dari dokter. 

12. Untuk istri yang bepergian tanpa suami, sertakan surat kuasa dari suami yang ditandatangan di atas materai. Amannya sertakan KTP suami juga ya. 

Baca juga : Itinerary Perth 5D4N

Selama pembuatan visa, paspor yang kita miliki tidak ditahan, kecuali kalau mengurus lewat travel-agent ya. Buat kamu yang ingin mengetahui sudah sampai mana prosesnya, mereka menyediakan layanan tambahan berupa sms, biayanya 25.000/orang. Waktu itu saya hanya satu orang saja yang didaftrakan nomornya. Pengalaman bagus sih, sore hari bekas saya sudah dibawa ke kedutaan, dua hari kemudian sedang di proses, dua hari setelahnya dapat email yang menyatakan visa kami GRANTED!
email granted visa turis Australia. 5 hari jadi
Alhamdulillah

Tapiiiii, tidak seperti negara lainnya, visa Australia ini tidak ada bentuk fisiknya di paspor, meski begitu tenang aja semua data kita sudah terinput kok di dalamnya. Malaaah sedikit cerita ya, waktu di imigrasi Perth, hanya pihak sponsor yang mendapat cap imigrasi, saking gak percayanya saya bolak-balik hanya menemukan cap dari Bandara Ngurah Rai. Hmm, apa yah semacam gak ada bukti di paspor gitu ya. But, it's ok! Yang penting bisa ke Aussie. Pengurusan visa Australia ini menurut info petugas VFS sekitar 15-30 hari kerja, juga tidak memerlukan booking tiket dan hotel.

Nah jadi bagaimana kesimpulannya? Menurut saya mengurus visa turis Australia sendiri bukan hal yang sulit apalagi kalau semua data sudah lengkap. Semangaaaatt!!!

Semoga bermanfaat infonya, happy traveling!

1 komentar:

  1. Nggak perlu booking tiket dan hotel? Wah ... Tapi kenapa perlu surat keterangan suami ya? Kalau suami nggak perlu surat keterangan dari istri. *Eh*

    BalasHapus