Happiness Kitchen and Coffee; Tentang Suatu Janji

Lokasi dan Harga menu di Happiness


Niat hati mau memberikan kejutan ke anak dengan sebuah es krim ternyata malah kami yang terkejut. Jadi sudah beberapa hari ini kami melarang si anak makan es krim karena sedang pilek dan batuk. Jadi kami katakan kepadanya boleh es krim tapi kalau sudah sembuh. 

Sebetulnya si anak ini sudah bilang kalau dia sangat menginginkan es krim warna warni yang pakai stik yang ada di swalayan samping rumah. Persiiis es krim yang dimakan temannya beberapa hari yang lalu. Saya menduga harganya pun kurang dari sepuluh ribu. Sebetulnya sederhana, cuma kamilah sebagai orangtua tua yang justru ingin memberikann sesuatu yang lebih untuknya.

Daaaan hingga suatu ketika terbesitlah di pikiran saya dan ayahnya untuk mengajak si anak ini ke sebuah kafe yang dekat dengan sekolahnya. Mungkin lebih tepatnya sih ini orang tuanya yang penasaran. Apa pasal? Banyak kawan yang merekomendasikan tempat ini sebagai tempat meet-up. Jadilah karena ingin mengapresiasi atas kesabarannya dalam menahan diri dari es krim kami berikan es krim yang sedikit wah. Mampirlah kami ke Happiness Kitchen and Coffee di Jagakarsa selepas pulang sekolah.

Happiness Kitchen and Coffee ini terletak di Jalan Moh. Kahfi 1 No.36 A, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Secara lokasi memang sedikit minggir dari pusat kota Jakarta namun begitu pengunjung cukup ramai, lho!

Penampakan dari luar jujur saja kalau buat saya agak meragukan, gimana nggak eksteriornya itu seperti bangunan lama yang unfinished. Kalau saja teman kami tidak menyebut-nyebut tempat ini sebagai tempat ketemuan rasanya belum tentu juga terpikir untuk mampir ke sini.

Siang itu cuaca Ciganjur cukup terik. Pohon-pohon besar di sepanjang jalan Moh. Kafi 1 agaknya tidak cukup meneduhkan jalan utama. Dengan kecepatan rata-rata si ayah melajukan mobilnya dari sekolah sang anak melewati Taman Bunni dan akhirnya tibalah kami di tempat yang instagenic banget ini. 

Lahan parkir cukup luas dan penuh bebatuan kecil, entah ini merupakan bagian dari konsep si Happiness atau memang belum dirapikan saja. Seorang tukang parkir beranjak dari tempat duduknya, memandu mobil kami agar bisa memosisikan mobil sedemikian rupa sehingga posisinya secara keseluruhan ternaungi oleh pohon di atasnya.

Kami pun keluar mobil dan pastinya saya juga mengeluarkan ponsel, apalagi kalau bukan buat memotret suasana di sana. Seorang pramusaji sudah menunggu kami di depan pintu, namun si anak solehah ini nggak mau bergeming dan minta difoto di luar. Sepertinya yang di luar ini smoking area, atau bisa juga bila pagi atau sore hari makan di area terbuka ini lebih untuk menikmati suasana layaknya di Paris Pan Java. Alam Ciganjur memang asyik kalau saya bilang, udara pagi dan sore harinya sejuk, maklum saja masih banyak pepohonan besar di wilayah ini.

Jujur saya sendiri sulit menjelaskan gaya bangunan si Happiness Kitchen ini. Yang jelas ketika masuk begitu colorful dengan warna dominan hijau tosca, juga tampak dinding brick exposed serta beberapa daun pintu dan jendela dari kayu yang memberi kesan old school. Ambiance-nya oke banget, saking okenya, ada seorang temen blogger yang betah dari pagi sampai malam di sini (yang merasa, ayo acungkan tangannya, hihiii). Iya jadi memang sekarang Happiness buka dari pagi sekitar jam 08.00 dan menyajikan menu breakfast. Beberapa quote board dan mural juga menghiasi dinding. Salah satu quotenya yang bikin saya dan mungkin kalian terkekeh adalah "Happiness is like peeing in your pants. Everyone can see it, but only you can feel its warmth". Jadi orang lain bisa saja melihat aura bahagia kita, tapi cuma kita yang tahu bagaimana kebahagiaan haqiqi itu pada diri kita.
Interior Happiness Kitchen
Ada yang tahukah, ini bergaya apa sih?
Tempat kafe kekinian di Jagakarsa Jakarta Selatan
Happiness starts from here (mind).

Sekarang soal makanan. Agak malu sebetulnya membahas ini, karena kami hanya terdiri dari 2 dewasa dan 1 anak, sementara pesanan kami ada nasi bali, nasi ayam matah, cordon bleu, pizza kotak, es kelapa muda, orange juice, serta vanilla milkshake which is totally huge. Daaan vanilla milkshake tidak sama dengan es krim, jadi tetap saja si anak ini merasa kurang greng mengonsumsinya juga meski tampilannya udah eye-catching banget. 

Untuk nasi balinya menurut saya sih enak, nasinya pulen dan ada harum dari daun pisang, sate lilitnya fresh dan komplit ada sayur tumisannya juga dengan citarasa sedikit pedas. Nasi ayam bumbu matahnya juga enak, pedasnya segar, lebih pedas dari yang nasi bali, jadi kalau kalian pecinta pedas ya cocok pesan ini dan nendang di perut, kalau yang ini pesanan suami sih. Cordon bleunya juga enaaaak, saya sukaaa, dagingnya renyah klop dengan bumbu cordon bleunya... Duuh maaf semoga review ini tidak bias karena kami sedang lapar saat itu. Pizzanya sendiri keluar belakangan, kami sudah merasa kenyang, dan menurut kami rasa pizza ini so-so. Entah efek kenyang atau memang demikian, tapi saya rasa masih ada yang lebih eak dari ini. Es kelapanya standar, kelapanya agak tua, tapi orange juicenya enak, segar manis, dan terasa dari buah segarnya. Sementara vanilla milkshake ini besar banget, betuknya unik dan lucu, dihiasi marshmallow berbentuk es krim, rasanya enak seperti susu vanilla tapi kandungan gulanya yang pasti banyak banget, cuma si anak teteeeup mintanya kan es krim... Jadi walau tampilannya sudah secantik ini pun belum bisa memuaskan hasratnya. Itulah ya kebahagiaan anak mah sederhana sebenarnya.
Nasi Bali Happiness enak
Nasi Bali komplit, yummy!
Cordon Bleu Happiness
Cordon Bleunya ini juga maknyuss!
Pizza kotak Happiness
Pizza kotak yang menurut saya ... masih ada yang lebih enak :D
Vanilla milkshake happiness
Vanilla milkshake yang kandungan gulanya ... whuehehe...
Lokasi happiness kitchen jagakarsa
Suegerrrr

Whaa ternyata saya nggak sempat memotret ayam matahnya, hihihi ... Menurut kalian berapa cost yang dikeluarkan untuk makanan sedemikian banyaknya? Nyatanya tidak mencapai 350ribu rupiah. Sayangnya, beginilah tulisan #latepost padahal baru 2 mingguan yang lalu, apa daya bukti transaksinya entah kemana. Yang saya ingat harga Cordon Bleunya sendiri sekitar 40ribuan.

Fasilitas lain di tempat ini ada musholla yang cukup apik. Jadi bikin kumpul-kumpul tetap nyaman karena memudahkan dalam ibadah. Toiletnya juga lumayan bersih kok. Dalam perjalanan ke toilet saya melihat ternyata masih ada area seating lagi di belakang. Jadi totally ada 3 ruangan yang indoor, semiindoor, dan outdoor.

Sebagai muslim, bagaimana dengan kehalalannya? Meski belum ada sertifikasi halal dari MUI, namun sang pramusaji berani memastikan bahwa makanan di sini halal. Kita tentu berharap ya semua cafe dan resto yang memang halal ya mau urus perihal ini supaya makan nyaman dan tenang.

Mencari Happiness Kitchen ini sebetulnya tidak sulit, apalagi hari gini bayak aplikasi yang membantu memandu manusia sampai ke suatu tempat, tinggal klak-klik langsung sampai tujuan. Pokoknya buat yang suka all about cute things wajib banget main ke sini.

Tidak terasa sudah satu jam lebih kami di sini, alhamdulillah kenyang, apakah habis semuanya? Hehee, nggak! Pizzanya kami bungkus karena baru di makan 4 potong. Saya rasa sekian dulu review kali ini, semoga dapat menambah referensi kalian sebagai tempat kopdaran, meet-up-an, atau sekadar kumpul keluarga. 

14 komentar:

  1. Waktu baca aku mikirnya segitu banyak habis apa enggak tuh..kwkwkw
    Ternyata bungkus juga
    Tapi keren nih tempatnya, dari harga juga standar ..paling mupeng sama nasi bali nya..wah enak tuh samal matahnya

    BalasHapus
  2. Bisa buat kopdar nih, btw deket stasiun gak?

    BalasHapus
  3. Vanilla Milkshake ya ampuuun. Liatnya aja udh merasa kenyaaang. Hehe...
    Nasi Balinya menggoda uy...

    BalasHapus
  4. Jadi ngiler bayangin macam menu yang dipesan, pengen coba Nasi Bali, kayanya uenaaaakkk.

    BalasHapus
  5. Paling asyik itu makan di tempat yang cozy tapi harganya juga ok di kantong. Seandainya deket, pasti saya udah minta suami nyoba es krim di sana. Sayang kejauhan...
    Btw, klo lagi kelaperan...kita juga suka kalap pesan makanan. Ujung2nya dibungkus 😬

    BalasHapus
  6. Tempatnya bagus ya mbak. Namanya juga unik hehe, aku mendadak ingin nasi bali jadinya

    BalasHapus
  7. Wah mantab nih kalo ke jakarta coba mampir ke happiness yah..kece buat foto-foto

    BalasHapus
  8. Wah tempat makan nya seru sayang enggak sesuai dengan selera anak ya mbak. Menunya juga variatif dan cukup murah, bayanganku udah habis berapa tuh Aneka pesanan gitu. Hehheehh dasar emak-emak yg dipikir isi dompet aja ya mbak.
    Tapi enggak apalah yang penting anak dan keluarga bahagia. Makasih kopermini informasi nya yg seru-seru

    BalasHapus
  9. Gaya apa itu, ya? Ada tengkoraknya pula, hehe...
    Trus itu quote (about peeing) kok ada di situ juga, ya. Saya sering bacanya, eh lha kok ada juga di tempat kongkow 🙂
    Berkah ini, mah. Si solehah minta es krim, dapetnya banyak

    BalasHapus
  10. Hehehe, keluarga saya kalau makan juga porsi jumbo. Tempatnya sepertinya enak ya. Bisa jadi.pilihan meet up bareng keluarga.

    BalasHapus
  11. Kalau orang lapar mah kayak kesurupan miloh menunya, hihi...maaff itu yang aq alami. Ternyata mb Arum juga. Btw jadi ngiler nih...hihi

    BalasHapus
  12. Nasi Balinya kelihatan lezat tuh mbak, eh tapi saya lebih penasaran sama pizza kotaknya.oh yah itu ice creamnya juga maknyus. Sekalian saja semuanya ah...hahaha...

    BalasHapus
  13. hahahahaha aku sukaaa ama quote yg peeing in your pants :D. bener sih yaaa :p.

    cakeeeep banget lukisan2 dan designnya. aku selalu suka hiasan cerah wrna warni gini. bawaannya kalo udh melihat yg begini lgs happy mbaaa :D. bener sih yaaa, colorful itu identik ama perasaan bahagia :D

    BalasHapus
  14. Dari namanya udah cantik banget,Happiness Kitchen, liat dalemnya ternyata memang asyik lalu liat menunya bikin ngiler.huhuhu *pengen

    BalasHapus