Seluk Beluk Rekam Biometrik untuk Umroh

VFS Tasheel Epiwalk

“Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga” (HR al-Bukhari dan Muslim).
Dulu, saat saya beribadah umroh tahun 2014, tidak sulit mendapatkan visa umroh. Tinggal kumpulkan semua berkas, serahkan ke travelnya, beres, dua mingguan visa jadi.
Umroh bulan april
April 2014

Tapi kini, lebih ketat aturan bagi WNI untuk bisa beribadah umroh. Ada dua syarat wajib untuk bisa mendapatkan visa umroh, yakni sudah mendapatkan vaksin meningitis yang diketahui dari buku kuning dan rekam biometrik di VFS Tasheel. 

Bahkan siap-siap bagi yang sudah pernah berangkat umroh sebelumnya, cek apakah kena visa progresif atau tidak. Apa itu visa progresif? Jadi bagi jamaah yang sudah melakukan umrah dalam kurun waktu tiga tahun belakangan, akan dikenakan tarif progresif sebesar SAR 2000 (dua ribu riyal) atau setara dengan Rp 8,3 juta. Hmm, lumayan banget kan? 

Itu beberapa aturan yang kini tampak lebih ketat bagi mereka yang ingin melaksanakan ibadah umroh. Namun begitu tetap semangat! Visa umroh mah nggak ada yang ditolak selama mengikuti semua prosedur dan aturan yang berlaku. Noted! 

Baca Juga

Apa itu Rekam Biometrik? 

Setelah kemarin membahas soal prosedur suntik vaksin meningitis, sekarang kita bahas mengenai cek biometrik ya. 

Well, jadi rekam biometrik itu apa? Rekam biometrik adalah sebuah metode untuk memindai ciri-ciri serta karateristik fisiologis seseorang. Rekam biometrik ini dapat dilakukan melalui scan retina mata, sidik jari, pola wajah dan sebagainya. Kalau untuk keperluan umroh kita hanya melakukan scan retina mata, sidik jari, dan rekam foto wajah. 

Yap, ini merupakan aturan baru, kalau dulu rekam biometrik ini dilakukan di Bandara Jeddah maupun Madinah, yang antreannya bisa makan waktu 4 sampai 5 jam, sekarang rekam biometrik dilakukan di negara masing-masing. Alasannya adalah untuk memangkas waktu antrean imigrasi, diharapkan dengan begini jamaah umroh tidak perlu menunggu lama. Kebayang kan dulu durasi yang dibutuhkan mulai dari perjalanan udara 9 jam, antre imigrasi 4 jam, perjalanan ke Madinah 5 jam. Total bisa mencapai 18-20 jam sebelum tiba di Madinah, kalau landingnya di Jeddah ya. 

Cara Membuat Janji Temu Rekam Biometrik untuk Umroh 


Pastikan sebelum datang ke kantor VFS Tasheel kita sudah membuat janji temu. Bagi yang berangkat melalui travel biasanya kita hanya ditanya mau kapan, di mana dan kemudian tinggal datang, mereka sendiri yang membuatkan jadwal janji temu. Namun bagi yang berangkat mandiri, misalnya umrah backpacker maka kita perlu membuat janji temu ini sendiri. Bagaimana caranya?
1. Masuk laman www.vfstasheel.com.
2. Dalam kolom pencarian, pilih Indonesia.
3. Klik appointment.
4. Klik schedule.
5. Scroll sampai bawah, centang (saya sudah membaca dan memahami). Klik accept.
6. Masukkan alamat email aktif dan nomor paspor. Klik continue.
Tampilan mobile, paling enak mengisi dari PC.
(Cek email)
7. Copy paste password yang diberikan untuk dimasukkan ke laman vfstasheel tadi. Klik verify.
8. Masukkan nama negara: Indonesia. Visa categorynya, pilih : umrah. Your visa application is for? Kalau sendiri centang yang individual, tapi kalau keluarga centang yang family. Klik Next.
9. Isi semua data dengan benar. Klik next
10. Selanjutnya kita bisa memilih di wilayah VFS Tasheel mana ingin dilayani dan kapan tanggalnya. Semua provinsi insya Allah ada. Klik next
11. Pilih jam kedatangan. Klik next
12. Keluar deh review summarynya, jangan lupa klik confirm and book. Tunggu email .
13. Cek email, download, dan print summary appointment yang sudah kita buat.
Print out ini harus dibawa saat rekam biometrik ya

Oya untuk membuka file kadang dibutuhkan password, coba masukkan no paspor sebagai passwordnya atau bagi yang mengurus via travel bisa ditanyakan apa passwordnya.

Apa saja syarat yang harus dibawa saat rekam biometrik? 


Selain berpakaian rapi dan sopan, jangan lupa membawa hasil print out janji temu yang sudah kita buat tadi, lalu paspor, dan e-ktp asli dan fotokopi. Seingat saya sih yang dibutuhkan yang asli tapi bawa saja fotokopiannya buat jaga-jaga. 

Berapa biaya rekam bimoetrik? 


Saya lupa persisnya, kalau tidak salah sekitar Rp. 130 ribuan. Pembayaran administrasi ini langsung dibayarkan kepada petugas perekam biometrik. Jadi pastikan saat masuk counter sudah memegang uangnya ya. 

Bagaimana alur pemeriksaannya? 


Ini saya sekadar sharing pengalaman waktu di Epicentrum Walk ya. Jadi datanglah setidaknya 30 menit sebelum pemeriksaan karena kalau telat, kita harus membuat jadwal janji temu dari mula lagi. 

Tunjukkan hasil print out janji temu serta paspor oleh petugas di depan. Bila oke, masuk melalui pemeriksaan metal detector. Santai saja, petugasnya ramah kok. 

Setelah itu masuk antrean, bila sudah di depan meja pelayanan, nanti tunjukkan print out janji temu dan paspor. Kita juga diminta mengangkat kedua telapak tangan. Entah untuk apa tujuannya. Kalau anak-anak tidak diminta mengangkat telapak tangan, tapi kita harus bilang bahwa ada anak-anak yang ikut berangkat umroh, jadi nanti dibuatkan surat keterangan kecil, nah ini jangan hilang ya. 

Di sini kita akan mendapatkan nomor antrean. Meski nomornya ratusan jangan khawatir, nggak lama kok nunggu gilirannya sebab counter pemeriksaannya banyak dan cepat.
Vfs tasheel epiwalk
Nomor antrean 241

Perhatikan dengan seksama, nomor antrean dan informasi yang ada di layar supaya tidak bingung masuk di counter nomor berapa. Setelah dipanggil, masuklah dan siapkan diri untuk rekam foto wajah, scan retina mata, dan scan sidik jari. 

Selesai, jamaah akan mendapatkan Bukti Tanda Terima Rekam Biometrik VFS Tasheel (Biometrics Receipt). 

Nah, nanti serahkan Bukti Tanda Terima Rekam Biometrik VFS Tasheel (Biometrics Receipt) ini ke Travel Resmi Penyelenggara Umroh kalian untuk persyaratan pengajuan visa umroh. 

Berapa lama masa berlaku Biometric Receipts? 


Biometric receipts ini berlaku selama 6 bulan dan hanya bisa digunakan 1 kali untuk umroh. Baiknya jangan terlalu mepet membuat jadwal rekam biometrik dengan tanggal keberangkatan ya karena untuk spare waktu membuat visa. 

Oya, VFS Tasheel di Epiwalk ini juga ada ruang tunggunya di luar, sayangnya agak gerah ya, lebih baik kalau memang menunggu anggota keluarga atau kawan ya di bawah aja ada banyak tempat jajanan di sana.
Ruang tunggunya berseberangan dengan kantor VFS Tasheel.

Di mana lokasi VFS Tasheel? 


Untuk mengetahui lokasi persisnya, kalian bisa cek di vfstasheel.com kemudian klik visa centers. Untuk yang di Jakarta ada di Cipinang Indah Mall, Pasaraya Blok M, dan Epicentrum Walk. Memang perlu effort lebih ya apalagi yang lokasinya jauh dari kantor VFS Tasheel, tapi insya Allah sudah menjangkau semua provinsi.

Nah, demikian ya jangan lupa lengkapi persyaratan lainnya. Sekian dan semoga bermanfaat. ❤






22 komentar:

  1. Baru tahu saya mbak kalau itu namanya biometrik. Waktu daftar haji kemarin juga dilakukan . pemeriksaan tersebut di Depag eh sama enggak ya dengan biometrik. Tapi sama sih dilakukan sidik jari scan retina juga.
    Saya rasa gak masalah toh semua untuk kepentingan jamaah ya mbak. Demi kelancaran dan keamanan selama ibadah dinegara lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba... Namanya mau bertamu ya kita wajib mematuhi aturab yang sudah dibuat oleh tuan rumah.

      Hapus
  2. Sudah kayak pajak saja ya ada progresifnya. Nilainya pun lumayan tuh 1/3 biaya umroh.
    Tapi pasti tujuannya baik. Untuk memberi kesempatan bagi yang belum pernah berumroh untuk bisa segera pergi.
    Btw, makasih info tentang rekam biometriknya Mbak Dwi...manfaat sekali ini:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mba, kalau saya prefer daripada buat bayar progresif, lebih baik untuk sedekahkan pada yang membutuhkan ya. Cmiiw...

      Hapus
  3. rekam biometrik itu wajib ya, mbak?
    informasi ini akan aku simpan untuk aku berikan kepada teman atau keluarga yang ingin pergi Umroh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh Egy wajib sbg syarat mengurus visa umroh.

      Hapus
  4. Peraturan makin ketat yah, demi keamanan. Sisi baiknya, berarti umat Islam tambah banyak juga kan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Termasuk bertambah banyak yang ingin ke Baitulloh ya Bun...

      Hapus
  5. MaasyaAllah bermanfaat sekali mbak materi biometrik ini, semoga saya bisa sampai ke sana. Kalau daftar biometeik memang harus mandiri ya mbak, saya kira sudah di atur sama yayasan yang membawa kita, map gaptek blm pengalaman, hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pemeriksaannya kita harus datang sendiri. Paling travel itu hanya bantu buaykan jadwal janji temu aja.

      Hapus
  6. Wah masyaAllah ya Allah segerakan undang aku ke tanah suci. Makasi mbak infonya, next kalo diundang aku jadi udah tau nih alurnya seperti apa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin semoga segera ya mba... Nuhun sudah mampir...

      Hapus
  7. Aku juga baru tahu ada rekam biometrik. Rencananya ibu mau umroh April nanti. Ternyata ada peraturan baru ini akhirnya mundur dulu sampai habis Idul Adha nanti. InsyaAllah aku coba tips dari Mbak Arum ini aja deh, untuk tes biometriknya. Daripada harus antri di RS. Thanks ya, Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mba Damar sama2... eh maksudnya gimanakah harus antre di RS?

      Hapus
  8. Wah, karena sekarang ini orang yang umrah bejibun, ya. Ada visa progresif jadinya. Saya aman karena belum pernah. Pengen banget, semoga bisa segera ke sana, insya Allah.
    So, info ini bermanfaat sekali :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Allahumma Aamiin... Iya mba apalagi jamaah Indonesia ada yang memang rutin, tiap tahun ke Baitulloh...

      Hapus
  9. Peraturannya makin ketat ya. Mungkin tujuannya memberi kesempatan orang lain untuk umroh juga terutama yang belum pernah sama sekali.

    BalasHapus
  10. Wah lumayan juga ya mbak kali kena pajak progresif. Apakah jarak 4 tahun juga kena pajak progresif mbak?

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah dapat bekal info terkait umroh. Jdi suatu saat klu ada rejeki dan niat lgsg cuz. Thx ya mb Dwi artikelnya bermnfaat...

    BalasHapus
  12. aku trakhir umroh akhir nov 2018 kmrn, blm ada diminta utk biometrik ini. berarti baru banget yaaaa. next umroh lg, hrs lakuin jadinya :).

    BalasHapus
  13. Kayaknya kebijakan ini baru ya, mbak,. Soalnya suami saya sepertinya baru sebulan dua bulan ini aja sering pergi nemenin rekam biometrik calon jamaah umroh. sebelum-sebelumnya gak ada, hanya ngurus paspor dan visa aja

    BalasHapus
  14. Ini hal baru bagiku yang belum pernah uimroh. Terima kasih telah menuliskan ini. Jadi tambahan informasi bagi saya.

    Salam hangat dari Jogja.

    BalasHapus